Gunakan Pakaian Adat, Tongkat Helmi Hasan Jadi Primadona Pada Acara Anugerah Kebudayaan PWI

- Penulis

Rabu, 15 Desember 2021 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunakan Pakaian Adat, Tongkat Helmi Hasan Jadi Primadona Pada Acara Anugerah Kebudayaan PWI

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com-  Menjelang puncak acara Anugerah Kebudayaan PWI yang akan digelar di Kendari, Provinsi Sulteng 9-10 Februari mendatang, PWI pusat menggelar acara presentasi terhadap bupati/walikota yang masuk nominasi 10 besar, Rabu (15/12/2021) di Hall Dewan Pers Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan ini hadir langsung Walikota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Sekda Arif Gunadi, Plt Asisten 1 Eko Agusrianto, Asisten II Saipul Afandi, Kepala Bapelitbang Firman Romzi, Inspektur Kota Eka Rika Rino dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Sekda Arif Gunadi, Plt Asisten 1 Eko Agusrianto, Asisten II Saipul Afandi, Kepala Bapelitbang Firman Romzi, Inspektur Kota Eka Rika Rino dan beberapa pejabat terkait lainnya saat mendapingi walikota Bengkulu Helmi Hasan, pada puncak acara Anugerah Kebudayaan PWI yang akan digelar di Kendari, Provinsi Sulteng 9-10 Februari mendatang, PWI pusat menggelar acara presentasi terhadap bupati/walikota yang masuk nominasi 10 besar, Rabu (15/12/2021) di Hall Dewan Pers Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Menarik pada acara tersebut, kedatangan Helmi menggunakan pakaian adat dan tak lupa juga tongkatnya yang mencuri perhatian para audiens di ruangan tersebut.

Kebetulan di lokasi juga hadir bupati Buton (Sulawesi Tenggara) yang juga membawa tongkat. Kemudian salah satu tim juri menyapa “Ini ada pak Helmi Hasan dari Bengkulu dengan tongkat khasnya,” ujar anggota Tim Juri yang bernama Yusuf.

Sekda Arif Gunadi, Plt Asisten 1 Eko Agusrianto, Asisten II Saipul Afandi, Kepala Bapelitbang Firman Romzi, Inspektur Kota Eka Rika Rino dan beberapa pejabat terkait lainnya saat mendapingi walikota Bengkulu Helmi Hasan, pada puncak acara Anugerah Kebudayaan PWI yang akan digelar di Kendari, Provinsi Sulteng 9-10 Februari mendatang, PWI pusat menggelar acara presentasi terhadap bupati/walikota yang masuk nominasi 10 besar, Rabu (15/12/2021) di Hall Dewan Pers Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Ternyata tongkat Helmi juga banyak diperhatikan oleh audiens lainnya karena tidak banyak kepala daerah yang datang dengan membawa tongkat. Kalau baju adat, kata Yusuf memang para peserta/undangan diminta mengenakan baju adat.

Baca Juga  Komitmen Bangun Kota Bengkulu, Wawali Apresiasi HIPMI dan Ajak Berkolaborasi

Yusuf mengatakan sepuluh bupati/walikota diminta mengenakan pakaian adat sebagai wujud politik kebudayaan. “Kita berharap, perhatian terhadap kebudayaan dapat dipertahankan,” ujarnya.

Sementara Sekjen PWI Pusat, Mirza Zulhadi mengatakan bahwa selama ini budaya di negara ini banyak mulai ditinggalkan kaum milinial. Banyak yang tidak tahu lagi pakaian adat.

Acara Anugerah Kebudayaan PWI yang akan digelar di Kendari, Provinsi Sulteng 9-10 Februari mendatang, PWI pusat menggelar acara presentasi terhadap bupati/walikota yang masuk nominasi 10 besar, Rabu (15/12/2021) di Hall Dewan Pers Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat.

“Ide anugerah kebudayaan ini salah satu tujuannya adalah melestarikan kebudayaan. Kalau kita lihat busana 10 bupati/walikota berbeda-beda, tapi keberagaman itulah kekuatan kita,” ujar Mirza.

Pantauan di acara tersebut, Walikota Bengkulu Helmi Hasan mendapat sambutan hangat di arena Anugerah Kebudayaan PWI yang memasuki tahap 10 besar. Acara akan dilanjutkan Kamis (16/12/2021) dengan agenda sesi pemotretan dan testimoni serta pencabutan undian presentasi.

Acara Anugerah Kebudayaan PWI yang akan digelar di Kendari, Provinsi Sulteng 9-10 Februari mendatang, PWI pusat menggelar acara presentasi terhadap bupati/walikota yang masuk nominasi 10 besar, Rabu (15/12/2021) di Hall Dewan Pers Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Untuk diketahui, Puncak Anugerah Kebudayaan PWI tahun ini akan dilaksanakan di Kendari, Sulawesi tenggara 9-10 Februari 2022 bersamaan dengan puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022. Anugerah kebudayaan PWI sendiri dimulai sejak 2016 dan berlanjut hingga 2021.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUA Kecamatan Selebar Raih Juara II Kontributor Terbaik Kemenag Kota Bengkulu
Gubernur Helmi Hasan Buka Retret Akbar Merah Putih,dan Dorong Pembentukan Karakter dan Kiat Sukses Sejak Muda
Kadis Dikbud Kota Bengkulu Imbau Kepsek Larang Jual Beli Buku di SD dan SMP Negeri
Pemkot Serahkan LKPD APBD 2025, Kepemimpinan Dedy- Ronny, Pemkot Kembali Raih Opini WTP
Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026
Peminat Mahasiswa Asing ke Unib Membludak, 3.309 Pendaftar dari 60 Negara
Kesbangpol Kota Bengkulu Hadiri Pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi 2026, Tiga SMA Siap Harumkan Daerah
Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:22 WIB

KUA Kecamatan Selebar Raih Juara II Kontributor Terbaik Kemenag Kota Bengkulu

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:30 WIB

Gubernur Helmi Hasan Buka Retret Akbar Merah Putih,dan Dorong Pembentukan Karakter dan Kiat Sukses Sejak Muda

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:18 WIB

Kadis Dikbud Kota Bengkulu Imbau Kepsek Larang Jual Beli Buku di SD dan SMP Negeri

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:09 WIB

Pemkot Serahkan LKPD APBD 2025, Kepemimpinan Dedy- Ronny, Pemkot Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:58 WIB

Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026

Berita Terbaru