BeritaRafflesia.com, Bengkulu Utara – Pada era kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Bapak Ir. H. mian, telah berhasil membangun Kabupaten Bengkulu Utara Menjadi kota terpadu mandiri (KTM). Bahkan Pembangunan infrastruktur juga semakin meningkat.
Menurut Kadis ketenagakerja dan transmigrasi Bengkulu Utara Drs. Fahrudin menyebutkan, Pada tahun 2021 ini pemerintah kabupaten bengkulu utara sudah membangun gapura yang bertuliskan kota terpadu mandiri di wilayah desa urai dan desa D6.
Jembatan Kota Terpadu Lagita di Kabupaten Bengkulu Utara
“ Kita dari dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi Bengkulu Utara sudah membangun gapura di dua titik, dan gapura tersebut kita beri tulisan kota terpadu mandiri” Kata Fachrudin. Rabu (3/11/2021) pada bulan lalu
Selain itu kata Drs. Fahrudin pada tahun 2015 lalu pembangunan jembatan untuk penghubung antara desa urai dan desa D6 sudah di bangun oleh pemkab Kabupaten Bengkulu utara, dan saat ini pembangunan jalan hotmik 2 jalur dalam proses pengerjaan.
“ Sejak kepemimpinan bapak Bupati Mian pembangunan jembatan untuk penghubung di 2 desa, yakni desa urai menuju ke desa D6 sudah kita Bangun. Bahkan Dikawasan kota terpadu mandiri ini juga sudah dibangunnya Rumah Sakit Pratama pada tahun 2019 , alhamdulilah saat ini sudah beroperasi dan sangat bermanfaat untuk masyarakat kabupaten Bengkulu Utara” Ujarnya
Terlihat Megah Rumah Sakit Pratama yang dibangun era Kepemimpinan Mian di kabupaten Bengkulu Utara
Tidak hanya itu tambah Fachrudin, pemkab Kabupaten Bengkulu utara juga membangun balai nikah untuk kantor urusan agama di kawasan KTM Lagita tersebut, Disamping itu juga dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi Bengkulu Utara juga telah memberikan bantuan berupa makanan sapi kepada kelompok tani setempat.
“ Tahun ini kita sudah membangun kantor agama di kawasan KTM, mengadakan kegiatan pelatihan guna untuk membantu UMKM supaya mencerdaskan SDM nya. Sekaligus meberikan alat-alat yang dibutuhkan oleh UMKM seperti tampal ban, gerobak bakso, alat-alat penggorengan dan lain-lain sesuai permintaan yang dibutuhkan oleh pihak UMKM itu masing-masing.” Tambahnya.
(Adv)












