Mahasiswa PMII Bengkulu Soroti Sejarah 4 Pemimpin Telantarkan Aset Daerah

- Penulis

Sabtu, 24 September 2022 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com – Ada 4 pemimpin kritis menjaga aset yang disampaikan aktivis mahasiswa yang juga sebagai Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Bengkulu Lubis, terkait Mess Pemda Provinsi Bengkulu yang sudah puluhan tahun terbengkalai.

kondisi halaman Mes Pemda

Mulai dari anggaran pembangunannya yang fantastis hingga berpotensi mengalami penyusutan aset, hingga berdampak ke PAD.

” Kami mempertanyakan fungsi dan manfaat mess pemda yang dulunya  di bangun massa jabatan Agusrin M.Najamudin sebagai Gubernur Bengkulu, menghabiskan anggaran APBD Provinsi Hingga kurang lebih Rp 60 Miliar  yang terkesan pemborosan Anggaran Daerah, tidak dimanfaatkan dengan baik untuk menambah PAD provinsi Bengkulu, malahan bukannya bertambah tapi penyusutan aset.” Jelas Lubis

Sebagai mahasiswa Bengkulu ia mengaku merasa kecewa dengan para pemimpin yang meneruskan jabatan tapi tidak menjalankan amanah dengan baik dan profesional.  Semuanya akan hancur ketika pemimpin tidak bisa merawat dan menjaga aset ini dengan baik.

” Kami mahasiswa wajib mempertanyakan fungsi dan manfaat Mess Pemda ini. Perlu diketahui mess ini sudah diurus 4 Gubernur, Mulai Gubernur Agusrin Najamudin, UJH, Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah, Gubernur aktif saat ini tetapi belum ada yang mampu memanfaatkan aset daerah ini untuk meningkatkan PAD.” Tegas Lubis

Ia menambahkan, Aset daerah masih banyak yang ada di Kabupaten/Kota terbengkalai. contoh, Gedung Mess Pemda provinsi dan gedung STQ berpotensi untuk dipakai oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

” Coba para pejabat Bengkulu ini serve seluruh aset yang terbengkalai. Malu kita bangunan semegah seperti Mess Pemda yang berada di lokasinya sangat strategis tapi ditelantarkan, dan hanya dijadikan tempat bermaksiat, misalnya mabuk-mabukan, perjudian, atau penyakit masyarakat yang lain” Tambahnya

Lajut Lubis” Gedung STQ saat ini jadi sarang maksiat para pemuda, dan tempat anak- anak menghisap lem, bahkan di sekeliling gedung itu sudah menjadi hutan,demikian “Tutup Lubis.

Baca Juga  Mempertanyakan Kebijakan Iklan, Promosi, Sponsor Rokok dan Membangun Kesadaran Publik tentang Bahaya Merokok

Sementara Menanggapi keritikan aktivis mahasiswa ini, Pembina Malabero Provinsi Bengkulu Yulios Ks menegaskan,  tudingan dari Pengamat Sosial Agustam Rachman terkait pemda provinsi terbengkalai itu tidak benar dan tidak mendasar. memang untuk mempungsikan mess Pemda ini membutuhkan Anggaran yang sangat besar.tidak bisa asal di asbun soal pengelolaannya, semoga menggunakan mekanisme.

“Kita boleh menjadi pengamat yang betul diamati..! Saya sebagai Pembina Pemuda Mala bro yang kebetulan menjaga di mes Pemda. Silakan cek langsung sekitar  jam 7 atau 8 malam pemuda meminta kepada pengunjung untuk keluar., karena jam 9 malam gerbang sudah di tutup dan gembok. Jadi saya menyayangkan atas tudingan Pengamat Sosial Agustam Rachman tersebut yang terkesan tendensius. Jika memang benar gedung itu di jadikan tempat ODGJ, selama kita disini belum ada melihat aktipitas apapun di sana. Justru disekitar gedung itu terus di bersihkan untuk tempat kunjugan para wisatawan” Terang Yulios

Kondisi Mess Pemda Provinsi Saat ini sudah bersih dan terawat

 Terkait dengan perparkiran lajut Yulios”  Para pemuda dan masyarakat sekitar sangat kompak.Bahkan uang dari hasil parkir di areal mess Pemda tersebut di bagikan ke para nelayan dan warga yang tidak mampu” sambungnya.

Salah satu warga setempat Candra juga mengatakan, untuk perihal dijadikan tempat maksiat sama sekali itu tidak benar.

“ Saya sebagai warga setempat tidak terima jika Pengamat Sosial Agustam Rachman mengatakan bahwa di Gedung Mess Pemda ini  sebagai tempat maksiat. Saya yang bertanggungjawab dan mana buktinya,” Tanya Candra – (red), lanjutnya sekali lagi tempat mess Pemda ini kita yang jaga, dan bukan tempat maksiat apalagi perjudian, itu semua Fitnah apalagi ODGJ tersebut,” ujar Candra saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya.”(Cw)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjut Hasil SPI 2025 dan Jadi Bahan Evaluasi
Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M.Yunus,dan Tekankan Peningkatan Pelayanan Prima
Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi
Pelantikan Pejabat Pemprov, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
TNI dan Pemprov bersama Kodam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi Bantu Rakyat
Gubernur Helmi Hasan Terima PWI Bengkulu, Soroti Tantangan Jurnalistik di Era AI
Gerakan Pangan Murah HUT ke-64 TVRI, Wagub Mian Pastikan Harga Sembako Stabil, Beban Masyarakat Ringan
Pemprov Bersama Kodam XXI/Radin Inten Matangkan Kesepakatan dan Dukung Program Bantu Rakyat di Bumi Merah Putih
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjut Hasil SPI 2025 dan Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 13:51 WIB

Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M.Yunus,dan Tekankan Peningkatan Pelayanan Prima

Senin, 7 September 2026 - 12:15 WIB

Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Kamis, 3 September 2026 - 16:57 WIB

Pelantikan Pejabat Pemprov, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Kamis, 3 September 2026 - 16:50 WIB

TNI dan Pemprov bersama Kodam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi Bantu Rakyat

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Pelantikan Pejabat Pemprov, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:57 WIB