Diskusi Publik,Dempo Xler; Pendidikan Dan Perekonomian Harus Berjalan Seimbang

- Penulis

Minggu, 12 November 2023 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Pemerintah dinilai harus mengambil langkah konkrit terkait kondisi pendidikan, terutama bagi daerah-daerah tertinggal dalam wilayah Provinsi Bengkulu. Ini terungkap dalam diskusi publik pendidikan tertinggal di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (UNIB), Minggu (12/11/2023).

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, S.Ip, MAP mengatakan. Temuan dari mahasiswa FKIP UNIB terkait kondisi pendidikan di desa-desa tertinggal di Provinsi Bengkulu merupakan suatu hal yang mesti ditindaklanjuti pemerintah.

“Harusnya temuan itu bisa menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi pemerintah daerah dan pusat,” ungkap Dempo.

Apalagi, lanjut Dempo, dari temuan itu membuktikan masih banyak kebijakan yang selama ini belum merata, dan belum menyentuh kebutuhan nyata masyarakat di bawah terhadap kondisi pendidikan. Seperti temuan masih ada anak sekolah yang harus menempuh jarak jauh ke sekolah, dan ada guru yang tidak hadir secara rutin.

“Kemudian ada sekolah dengan infrastruktur yang tidak lengkap, bahkan ada sekolah yang tidak diminati masyarakat karena kualitasnya yang rendah. Berbagai persoalan itu tentunya harus bisa mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam mengatasi permasalahan kondisi pendidikan tersebut,” tegas Dempo.

Baca Juga  Satpol PP Kota Sidak Ke Kantor DPRD dan Walikota Tak Menemukan Kejanggalan

BACA JUGA:BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Siap Bersinergi

Seperti, sambung Dempo, dengan meningkatkan anggaran pendidikan, memberikan pelatihan kepada guru, dan meningkatkan kualitas infrastruktur sekolah. “Kita pada tingkat legislatif juga bakal mendorong pemerintah untuk mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk pendidikan. Karena pendidikan ini kunci penting mewujudkan Indonesia Emas 2045 nanti,” singkatnya.

Sebagaimana diketahui, temuan itu merupakan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa dan dosen FKIP UNIB. Kegiatan tersebut dilakukan di 10 desa tertinggal di Provinsi Bengkulu, dengan melakukan pendataan dan analissi kondisi pendidikan di desa-desa tertinggal. Hasil dari kegiatan ini digunakan sebagai bahan rekomendasi.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menembus Medan Puncak Jaya, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman bagi Warga
Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan
Polri Perkuat Rekrutmen Penyandang Disabilitas, Siapkan Perluasan Ruang Jabatan Secara Bertahap
Polda Bengkulu Catat Pengungkapan 100 Persen dalam Operasi Antik Nala 2026
Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime
Polda Bengkulu Musnahkan Barang Bukti Ganja Seberat 39,66 Gram dari Kasus Narkotika
Respon Cepat Laporan 110, Polsek Gading Cempaka Datangi TKP Kecelakaan di Jalan Danau Panorama
Bhabinkamtibmas Padang Serai Perkuat Sinergi dengan Ketua RT dan Warga Melalui Sambang DDS
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:09 WIB

Menembus Medan Puncak Jaya, Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Hadirkan Rasa Aman bagi Warga

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:16 WIB

Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:13 WIB

Polri Perkuat Rekrutmen Penyandang Disabilitas, Siapkan Perluasan Ruang Jabatan Secara Bertahap

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:01 WIB

Polda Bengkulu Catat Pengungkapan 100 Persen dalam Operasi Antik Nala 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59 WIB

Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime

Berita Terbaru