Atasi Kelangkaan BBM, Gubernur Helmi Hasan Gelar Rapat Bersama Forkopimda dan Pertamina

Foto/ Gubernur Helmi Hasan saat pimpin Rapat Bersama Forkopimda dan Pertamina di Gedung Daerah

Bengkulu, Beritarafflesia.com,– Gubernur Bengkulu Helmi Hasan langsung gerak cepat atasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak ( BBM) di setiap SPBU di provinsi Bengkulu. Bahkan Helmi Hasan langsung memgundang Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu bersama pihak perwakilan dari PT Pertamina (Persero) Bengkulu dalam rangka menggelar rapat. pada Sabtu malam,(8/11/2025) sekitar pukul 19.30 WIB di Balai Raya Semarak Provinsi Bengkulu.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam terhadap permasalahan yang sangat berdampak pada masyarakat ini. Menurutnya, kelangkaan BBM yang terus berulang telah menimbulkan keresahan di berbagai lapisan masyarakat, terutama para nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar.

Kita ingin mendapatkan penjelasan yang terbuka dan jujur dari Pertamina. Masyarakat sudah sangat dirugikan. Kita harus tahu apa penyebab sebenarnya dari kelangkaan BBM ini, apakah karena distribusi yang tidak lancar, adanya penyimpangan, atau faktor lain,” tegas Helmi Hasan di hadapan pihak pertamina dan Forkopimda.

Pertamina melalui perwakilannya menjelaskan bahwa gangguan distribusi di beberapa jalur pasokan menjadi salah satu penyebab keterlambatan pengiriman BBM ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bengkulu.

Selain itu, meningkatnya permintaan secara tiba-tiba di beberapa daerah juga memperburuk kondisi ketersediaan di lapangan.

Forkopimda yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan DPRD turut memberikan masukan agar dilakukan pengawasan ketat terhadap penyaluran BBM bersubsidi. Kapolda Bengkulu menyampaikan bahwa aparat kepolisian telah menurunkan tim untuk menelusuri kemungkinan adanya praktik penimbunan atau penyalahgunaan distribusi.

Menutup rapat, Gubernur Helmi Hasan meminta agar Pertamina segera melakukan langkah konkret untuk menormalkan kembali pasokan BBM di seluruh wilayah Bengkulu. Ia juga menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pemantauan harian di lapangan dan melaporkan langsung setiap perkembangan kepada pemerintah provinsi.

BBM ini adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir untuk memastikan rakyat tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar. Saya berharap dalam waktu dekat situasi kembali normal,” ujar Helmi Hasan.

Rapat tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya peningkatan pengawasan distribusi BBM, koordinasi lintas lembaga untuk penegakan hukum bagi pelaku penyimpangan, serta rencana evaluasi berkala terhadap sistem pasokan dan penyaluran di wilayah Bengkulu. (Rian)  adv

Share