Banyaknya Ubur-Ubur, DKP Kota Bengkulu Ingatkan Warga Untuk Tidak Bermain  di Pesisir Pantai 

- Penulis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyaknya Ubur-Ubur, DKP Kota Bengkulu Ingatkan Warga Untuk Tidak Bermain  di Pesisir Pantai 

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Ribuan ubur-ubur beracun muncul di sepanjang kawasan pesisir pantai Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Kemunculan biota laut tersebut diduga karena faktor iklim.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu telah memperingatkan warga untuk tidak bermain atau beraktivitas terlebih dahulu di sepanjang tepi pantai Bengkulu. Pasalnya, ada beberapa jenis ubur-ubur yang ‘mampir’ ke sepanjang pantai.

“Ubur-ubur ini tinggalnya di kedalaman laut. Diduga karena suhu air di laut dingin jadi naik ke daratan,” ucap Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Tarzan Naidi, Senin, 26 Agustus 2024.

Ia menjelaskan, kawasan pantai yang disinggahi ubur-ubur di antaranya, Pantai Pasir Putih, Pantai Panjang, Pantai Berkas, Bantai Malbero, dan Pantai Zakat. Ada 3 jenis ubur-ubur yang naik ke daratan, namun paling beracun yakni ubur-ubur biru.

Tarzan Naidi menyatakan kemunculan ubur-ubur biru di tepi pantai Bengkulu saat ini sangat membahayakan bagi masyarakat ataupun wisatawan. Jika tersentuh atau terinjak secara langsung, biota laut beracun itu akan memberikan efek kram otot, sesak nafas, bahkan pingsan.

Baca Juga  Senyum Bahagia, Hamka Sabri Purna Tugas Sebagai Sekdaprov Bengkulu

“Untuk sementara waktu, agar tidak bermain atau berenang ke tepi pantai Bengkulu, serta tidak menyentuh secara langsung biota laut tersebut,” 

Kemunculan ribuan ekor ubur-ubur laut di pantai Bengkulu ini telah menyebabkan sebanyak 8 orang wisatawan menjadi korban saat sedang bermain dan mandi di tepi pantai. Bahkan ada yang harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu untuk mendapatkan penanganan medis.

Untuk menekan kembali jatuhnya korban, petugas BPBD Kota Bengkulu sejak 2 hari lalu sudah melakukan patroli peringatan dan himbauan kepada masyarakat maupun wisatawan untuk tidak beraktivitas maupun berenang di pantai.

Fenomena kemunculan ubur-ubur, menurut petugas BPBD Kota Bengkulu, bukan fenomena baru. Hampir setiap tahun selalu ada fenomena ubur-ubur bermunculan ke tepi pantai Bengkulu. Namun, di tahun-tahun sebelumnya, tak sampai menimbulkan korban.(Br1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026
Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.
Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja
Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah
Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan
Tim PKK dan DWP Bengkulu Bergerak, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lima Lokasi
Kepemimpinan Gubernur Helmi Prioritaskan Jalan Mulus dan Pastikan Tak Ada Kabupaten yang Ditinggalkan
Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi TPID dan TP2DD, Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Digitalisasi Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru