Bengkulu Tanam 50 Hektar Mangrove Untuk Pemulihan Ekonomi

- Penulis

Senin, 9 November 2020 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Plt Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah bersama Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta unsur Forkopimda, melaksanakan gerakan penanaman mangrove di kawasan Muara Sungai Air Bengkulu, Senin (09/11/2020). Kegiatan ini merupakan salah satu program padat karya Pemulihan Ekonomi Nasional pada masa Pandemi covid-19.

Pada masa pandemi covid-19 saat ini, pemerintah telah mengambil kebijakan dan langkah luar biasa di bidang keuangan negara dalam rangka penyelamatan kesehatan dan perekonomian nasioal dengan pemulihan perekonomian pada dunia usaha dan masyarakat yang terdampak. Salah satunya melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di bidang lingkungan hidup dan kehutanan yang telah diterjemahkan dalam program padat karya penanaman mangrove.

Dijelaskan Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, Hudoyo, program ini merupakan program bantuan dengan pola langsung kepada masyarakat melalui pemberian pekerjaan penanaman mangrove dengan imbalan uang.

Tahun ini provinsi Bengkulu mendapatkan target penanaman mangrove terdegradasi seluas 50 hektar pada 4 lokasi yaitu, Taman Wisata Alam Pantai Panjang seluas 9 hektar, Kelurahan Padang Serai 2 hektar, Kelurahan Beringin Raya seluas 5 hektar dan desa Tawang Rejo Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma seluas 34 hektar.

“Kenapa Bengkulu hanya mendapatkan 50 hektar dari 15 ribu yang kita terima di tahun ini, karena memang Bengkulu ini memiliki hutan mangrove yang sangat sedikit. Yang banyak di sini hutan pantai,” tuturnya.

Baca Juga  Ikuti Pameran Kerajinan Nusantara Kriyanusa di Jakarta, Produk Unggulan Batik Besurek Jadi Idol

Namun Hudoyo berjanji akan meningkatkan program padat karya ini hingga dua kali lipat tahun depan, diperluas untuk hutan mangrove dan hutan pantai.

Pelaksanaan PEN mangrove ini menggandeng dan melibatkan masyarakat yang diwadahi dalam kelompok tani, kelompok pecinta mangrove dan forum pemerhati lingkungan. Program padat karya di Provinsi Bengkulu ini menyerap sebanyak 4.432 hari orang kerja. Upaya pemulihan lingkungan ini diharapkan dapat memberikan hasil yang terlihat nyata bagi masyarakat di provinsi Bengkulu.

Pada kesempatan ini Plt Gubernur Dedy menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan. Dirinya berharap program padat karya ini ke depan semakin meningkat dalam rangka memulihkan ekonomi masyarakat yang terpuruk sejak dilanda pandemi covid-19.

“Jika melihat program provinsi dan kabupaten tentu sangat terbatas, maka perlu bantuan dari kementerian untuk selalu menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui program PEN seperti ini,” tutup Dedy.

Selain meningkatkan perekonomian masyarakat program padat karya penanaman mangrove diharapkan mampu mengurangi dampak kerusakan ekosistem mangrove di Bumi Rafflesia.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Semarak Merah Putih 2026 Siap Gerakkan Ekonomi Rakyat dan Angkat Potensi Daerah Bengkulu
Undangan Pengajian dan Peluncuran Gerakan Nasional Wajib Halal Oktober 2026
Dukung Guru Melek Teknologi AI, Wagub Mian Dorong Bengkulu Harus Sejajar dengan Provinsi Lain
Pemprov dan TNI Matangkan Karya Bakti Skala Besar untuk Kesejahteraan Masyarakat
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Semarak Merah Putih 2026 Siap Gerakkan Ekonomi Rakyat dan Angkat Potensi Daerah Bengkulu

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB