BPS Kota Bengkulu Kembali Rilis IHK, Alami Inflasi Year On Year 2,31 Persen

- Penulis

Selasa, 3 September 2024 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPS Kota Bengkulu Kembali Rilis IHK, Alami Inflasi Year On Year 2,31 Persen

Bengkulu, Beritarafflesia.Com– Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu kembali merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) / Inflasi Agustus 2024. Kota Bengkulu mengalami inflasi year on year (y-o-y) sebesar 2,31 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 106,08. Angka ini menunjukkan adanya kenaikan dari IHK Agustus 2023 yang sebesar 103,68. Hal ini disampaikan Kepala BPS Kota Bengkulu Marwansyah dalam Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) mengenai Indeks Harga Konsumen (IHK) / Inflasi, di Kantor BPS Kota Bengkulu, Jalan S. Parman, Nomor 89, Padang Jati, Senin (2/9/2024).

“Inflasi ini dipengaruhi oleh kenaikan harga pada beberapa kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 4,77 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,10 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,60 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,76 persen, kelompok transportasi sebesar 1,32 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 2,68 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,84 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran 2,55 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang naik sebesar 6,42 persen.

Baca Juga  Polres Bengkulu Amankan 14 Motor Balap Liar di Kawasan Jalan Pariwisata

Sementara itu, kelompok yang mengalami penurunan harga atau deflasi mencakup perlengkapan rumah tangga 1,56 persen dan informasi, komunikasi, serta jasa keuangan 0,38 persen,” terang Kepala BPS Kota Bengkulu Marwansyah.

Sementara itu, kontribusi inflasi pada Agustus 2024 berasal dari berbagai kelompok pengeluaran, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,34 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09 persen. Kelompok kesehatan sebesar 0,04 persen. Kelompok transportasi 0,19 persen. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,05 persen. Kelompok pendidikan sebesar 0,05 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,27 persen.(BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru

Rejang Lebong

BPJN Bengkulu Mulai Pembangunan Jalan Air Duku – Tower

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:51 WIB