Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Sediakan 2.000 Dosis Untuk Vaksinasi Rabies 

- Penulis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Sediakan 2.000 Dosis Untuk Vaksinasi Rabies 

Bengkulu,Beritarafflesia.Com- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu menyediakan 2.000 dosis untuk pelaksanaan vaksinasi rabies massal yang akan dilaksanakan pada 28 September 2024.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu M Syarkawi di Kota Bengkulu menyebutkan bahwa pelaksanaan vaksinasi rabies massal tersebut dilakukan secara gratis untuk hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.

“Pada 28 September 2024 kami mengadakan vaksinasi rabies secara massal dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia. Vaksinasi ini dilakukan secara gratis di seluruh Provinsi Bengkulu,” ujar dia.

Ia menerangkan pelaksanaan vaksinasi rabies massal tersebut juga dilakukan setelah pihaknya menerima laporan kasus rabies di laboratorium dan UPT klinik di Bengkulu dan selama 2024 telah tercatat tiga kasus rabies berdasarkan sampel yang ada.

Baca Juga  Ketua PW NU Bengkulu: 1.864 Kasus Diselesaikan Secara Restorative Justice, ini Prestasi Kapolri di 100 Hari Kerja

Meskipun saat ini kasus rabies di Provinsi Bengkulu relatif rendah, namun penyebaran virus tersebut tinggi, sehingga vaksinasi massal hewan peliharaan, khususnya kucing dan anjing, dilakukan. Pihaknya mengimbau masyarakat Bengkulu segera memvaksinasi hewan peliharaan mereka agar terhindar dari virus rabies.

“Kami sangat menganjurkan agar seluruh masyarakat segera membawa hewan peliharaannya untuk divaksin. Virus rabies ini sangat berbahaya dan bisa menyebar ke tubuh manusia,” katanya.

Selain itu program vaksinasi rabies tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat yang gencar mendorong vaksinasi rabies di seluruh Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang masih memiliki kasus rabies aktif, salah satunya Provinsi Bengkulu.

“Kami terus mengedukasi masyarakat tentang bahaya rabies dan pentingnya vaksinasi, agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan mereka,” kata Syarkawi.(Br1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Undangan Pengajian dan Peluncuran Gerakan Nasional Wajib Halal Oktober 2026
Dukung Guru Melek Teknologi AI, Wagub Mian Dorong Bengkulu Harus Sejajar dengan Provinsi Lain
Pemprov dan TNI Matangkan Karya Bakti Skala Besar untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemprov Bengkulu Siap Bersinergi Dukung Program BKKBN
Pemprov Gagaskan Trobosan, Bahas Perjanjian Kerjasama Pendirian Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia
Terima Audensi Deputi,Sekdaprov Dukung Program BKKBN Pusat
Pemprov Bengkulu Dorong Transformasi Peternakan agar Makin Kompetitif
Paripurna DPRD Provinsi Mendengar Jawaban Gubernur atas Pandangan Fraksi : APBD-P 2026 Tetap Berpihak pada Masyarakat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Undangan Pengajian dan Peluncuran Gerakan Nasional Wajib Halal Oktober 2026

Rabu, 30 September 2026 - 14:29 WIB

Dukung Guru Melek Teknologi AI, Wagub Mian Dorong Bengkulu Harus Sejajar dengan Provinsi Lain

Rabu, 30 September 2026 - 13:39 WIB

Pemprov dan TNI Matangkan Karya Bakti Skala Besar untuk Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 15:42 WIB

Pemprov Bengkulu Siap Bersinergi Dukung Program BKKBN

Senin, 28 September 2026 - 20:25 WIB

Pemprov Gagaskan Trobosan, Bahas Perjanjian Kerjasama Pendirian Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia

Berita Terbaru