Dinas TPHP Bengkulu Minta Petani Sawit Lakukan Pemupukan Dengan Benar

- Penulis

Rabu, 9 Agustus 2023 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Pemerintah Provinsi Bengkulu lewat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu meminta petani kelapa sawit melakukan pemupukan dengan benar.

Pupuk kimia unsur penting untuk menyuburkan tanaman. Di mana penggunannya harus sesuai dosis, dan bila berlebihan bisa berdampak negatif kepada tanaman sawit.

Beragam jenis pupuk yang digunakan untuk tanaman sawit, seperti NPK, urea, dan KCL. Tapi pupuk-pupuk ini sering kali disalahartikan para petani lantaran dinilai satu-satunya pupuk yang dibutuhkan tanaman.

Para Petani menilai tanaman yang sehat daunnya hijau berlebihan. Mereka pu menggunakan pupuk dalam porsi atau takaran yang besar.

Dilansir dari laman elaeis.co. pada Rabu (9/8/2023), Kepala Dinas TPHP Bengkulu, Rosmala Dewi mengatakan, penggunaan pupuk berlebihan bisa berisiko kepada tanaman kelapa sawit.

Kelebihan pupuk pada tanaman kelapa sawit menimbulkan berbagai masalah, seperti tanaman mudah terserang hama dan penyakit. Hal ini disebabkan nutrisi pada tanaman berlebihan picu munculnya hama.

“Hama mencari pohon yang memiliki nutrisi berlebihan. Itu sebabnya tanaman sawit yang kelebihan pupuk selalu diserang hama,” jelasnya.

Baca Juga  Anggota DPRD Prov Bengkulu Sumardi Dukung Upaya Pemprov Dalam Mendorong Produktivitas Pada Sektor Pertanian

Kata Rosmala, penggunaan pupuk berlebihan bisa merusak kesuburan tanah lantaran membuat tanah menjadi asam akibatnya penyerapan unsur hara terhambat, dan mengancam kelangsungan hidup mikroorganisme di dalam tanah.

Untuk itu, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan petani untuk pemupukan tanaman sawit. Menurut penelitian, petani cukup memberikan pupuk pada sore hari. Terus, imbangi pemakaian pupuk kimia dengan pupuk organik atau majemuk.

“Keseimbangan pemakaian pupuk orientasinya tidak cuma saat proses pertumbuhan, tapi untuk produksi yang bagus lantaran seluruh kebutuhan tanaman terpenuhi,” bebernya.

Cara lain yang bisa digunakan untuk menghindari keracunan pupuk kimia pada tanaman dengan mengaplikasikan pupuk kandang pada 10 hari sebelum menggunakan pupuk kimia. Apalagi penggunaan pupuk kandang dapat menetralisir sifat negatif dari pupuk kimia.

“Petani kelapa sawit jangan hanya menggunakan pupuk kimia tapi harus menggunakan pupuk kandang,” tambahnya.(BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda
Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah
Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan
Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah
Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah

Berita Terbaru