Dinas TPHP Sampaikan Pemprov Dorong Hilirisasi Sektor Perkebunan Yang Ada di Provinsi Bengkulu

- Penulis

Senin, 31 Juli 2023 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Plt Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi, menerangkan Pemerintah Provinsi terus berupaya mendorong hilirisasi sektor perkebunan yang ada di Provinsi Bengkulu.

Hilirisasi perkebunan merupakan salah satu sub sektor dari sektor pertanian yang dapat meningkatkan devisa negara dan menyerap tenaga kerja.

Pemerintah mendorong hilirasasi perkebunan karena memiliki daya tarik yang tinggi untuk diekspor ke negara maju.

Sedangkan hilirisasi pertanian secara sederhana diartikan sebagai suatu proses pengelolaan produk pertanian melalui industri yang dikenal dengan sebutan agroindustri.

Konsep yang diintroduksi dalam hilirisasi pertanian adalah konsep Guna yaitu guna bentuk dan guna tempat.

Agar terjadi peningkatan nilai ekonomi terhadap produk perkebunan yang dihasilkan.

Lantas apa saja yang termasuk dalam sektor perkebunan, yaitu kelapa dalam, kelapa sawit, komoditas karet hingga kopi.

“Dampak positif dari hilirisasi  sektor perkebunan secara tidak langsung adalah meningkatkan nilai ekonomi produk perkebunan bila di bandingkan dengan hanya menjual barang mentah atau setengah jadi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesehjatraan masyarakat yang ditandai dengan naiknya Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bengkulu,  Senin 31 Juli, 2023.

Baca Juga  DPRD Kota Bengkulu : Dimasa Pandemi Hendakanya Antar Elemen Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Lawan Covid

NTP sendiri merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

“Untuk saat ini komoditas yang mendapatkan perhatian adalah Kopi dan Kelapa Sawit, untuk komoditas kopi sendiri sudah berhasil melakukan hilirisasi mulai dari panen, pengolahan hingga pengemasan (packing) produk kopi,” sambung Rosmala Dewi.

Namun, untuk komoditas Kelapa Sawit, di provinsi Bengkulu saat ini baru ada 34 pabrik pengolahan Tandan Buah Sawit (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO). sehingga pemprov bersama OPD terkait khusunya DTPHP gencar melakukan eksibiai dan misi dagang untuk menarik investor datang ke Provinsi Bengkulu,” tandasnya.(Br1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen
Setengah Abad Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Pemprov Dorong Lulusan Tembus Persaingan Global
Penyaluran Beras Bansos Bengkulu Capai 7,9 Juta Kilogram, Sekda Tekankan Validasi Data
Pastikan Proyek Sesuai Spesifikasi, Wagub Mian Tinjau Pembangunan SPAM IKK Pinang Raya
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Sekprov Bengkulu Dorong ASN Segera Lengkapi Pendataan
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Sekprov Bengkulu Dorong ASN Segera Lengkapi Pendataan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:34 WIB

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Setengah Abad Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Pemprov Dorong Lulusan Tembus Persaingan Global

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Penyaluran Beras Bansos Bengkulu Capai 7,9 Juta Kilogram, Sekda Tekankan Validasi Data

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB