Direktur RSUD M. Yunus Provinsi Bengkulu Tanggapi Aspirasi Nakes

- Penulis

Senin, 8 Februari 2021 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Menanggapi aspirasi beberapa orang tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Provinsi Bengkulu, terkait permasalahan Gaji Tenaga Non PNS, dan intensif nakes yang menangani Covid-19, Direktur RSMY, dr. Zulkimaulub Ritonga memberikan penjelasan resminya. Senin (08/02/21).

“Gaji tenaga non PNS sudah dibayar sampai dengan bulan Januari 2021, sesuai mekanisme yang berlaku, sementara untuk nakes yang menangani pasien Covid-19 yang dananya bersumber dari kementerian kesehatan, sudah dibayarkan untuk bulan Maret sampai dengan Mei, sementara untuk Juni sampai dengan Desember 2020, masih dalam proses pencairan oleh Dinkes Provinsi dan BPKD Provinsi.” Terang dr. Zulki.

Masih Menurut dr. Zulki, untuk tenaga kesehatan yang berstatus PNS, semua gaji sudah dibayarkan, sementara untuk jasa pelayanan nakes yang bersumber dari pasien covid masih menunggu proses dari kemenkes yang dibayarkan ke RSMY, saat ini Kemenkes baru membayar sekitar 50 persen dari total pengajuan, jadi kita harus bersabar mengingat proses pencairan harus melalui tahapan-tahapan administrasi yang diatur oleh peraturan kemenkes tentang pengajuan pembiayaan pasien covid-19.

Baca Juga  Kaesang Pangarep Serahkan Surat Dukungan PSI untuk Rohidin-Meriani di Pilkada 2024 

“Sementara Untuk jasa pelayanan yang bersumber dari klaim BPJS yang belum dibayarkan hanya di bulan Oktober, jasa pelayanan yang belum dibayarkan akan segera dibayar ketika dana tersedia, sedangkan Untuk Jasa pelayanan yang bersumber dari klaim BPJS bulan November dan Desember Belum bisa dihitung karena belum ada persetujuan klaim dari BPJS.” Tutup dr. Zulki.

Diketahui sebelumnya pihak manajemen melalui kepala ruangan masing-masing telah mengundang nakes dan karyawan RSUD non nakes untuk menyampaikan informasi dan aspirasi dengan cara bertemu langsung manajemen dan dewan pengawas, sayangnya karyawan dan nakes yang diundang tidak datang. Padahal manajemen bermaksud agar penyampaian aspirasi dapat lebih efektif, sekaligus menghindari kerumunan orang di masa pandemi. RSUD meniadakan kegiatan apel pagi atau rapat yang mengundang karyawan dalam jumlah banyak sebagai adaptasi kebiasaan baru.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu
Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU
Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati
Pemprov Bengkulu Dorong Semangat Nasionalisme Lewat Seminar dan Peluncuran Buku Karya Helmi Hasan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen

Senin, 9 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu

Berita Terbaru