DLHK Provinsi Bengkulu Gelar Pelatihan, Ciptakan Kader Lingkungan Dalam Pengelolaan Limbah Rumah Tangga

- Penulis

Rabu, 6 Juli 2022 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Kader Lingkungan Yang Di Gelar Oleh DLHK Provinsi Bengkulu

Pelatihan Kader Lingkungan Yang Di Gelar Oleh DLHK Provinsi Bengkulu

Beritarafflesia.com – DLHK Provinsi Bengkulu menggelar pelatihan Kader lingkungan dalam rangka pengendalian sampah kota Bengkulu, bertempat di gedung DLHK, Rabu (06/07/22).

Hadir Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran, Yanmar, S.K.M., Plt. Kepala DLHK Provinsi Bengkulu Safnizar, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring, Dan Narasumber Eko Sumartono.

Dalam kesempatan tersebut, Safnizar secara langsung membuka kegiatan kaderisasi lingkungan terkait pengendalian sampah yang diinisiasi oleh DLHK bersama DPRD provinsi Bengkulu.

Plt. Kepala DLHK Provinsi Saat Membuka Acara Pelatihan

 

“Kita Serius, kita support, semoga program ini berhasil dan dirasakan oleh masyarakat secara luas, dan itu menjadi salah satu prestasi bagi kita bersama,” harap Safnizar.

Kemudian Usin mengatakan bahwa alasan DPRD juga masuk ke dalam ranah lingkungan hidup, yaitu untuk menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat terkait kepemilikan sampah.

“Sampah itu adalah sisa dari apa yang kita nikmati, ketika kita memiliki kesadaran bahwa sampah itu adalah harus habis dimasa kita, karena kita yang menikmati. Jadi sampah tidak boleh diwariskan oleh anak cucu kita,” tegas Usin.

Hal itulah yang menjadi poin penting yang harus ditumbuhkan dalam jiwa fasilitator kepada para warga. Untuk itu, Usin mengajak untuk mengolah sampah dari rumah tangga. 

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu

 

“Maka sampah dari sisa lingkungan kita, dari sisa rumah tangga,harus kita olah kembali,” tambah Usin.

Usin mengajak seluruh kader lingkungan untuk bersama-sama membangun tim dalam mengelola sampah, hal tersebut dilakukan sebagai tujuan bagaimana cara mengolah pembuangan, menjadi pendapatan.

Kemudian salah satu dosen pertanian di Universitas Dehasen, Eko Sumartono menyampaikan materinya terkait sosialisasi pengolahan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  DL Tak Izin,Gubernur Helmi Akan Tidak Tegas ASN di RSMY Bengkulu

Eco Enzyme, Bio komposter, Bio sampah, pupuk kompos, dan Jakaba, adalah jenis-jenis produk olahan yang dihasilkan dari sampah organik rumah tangga.

“Macam-macam produk yang bisa kita ciptakan itu semuanya dari sampah, dari limbah organik,” singkat Eko .

Eko Sumartono, Salah Satu Dosen Di Salah Satu PTS Yang Ada Di Bengkulu, Menyampaikan Materinya

 

Limbah-limbah organik dari rumah tangga seperti nasi basi, kulit buah, sisa potongan sayur, sayur basi, susu bayi, bahkan bekas popok bayi juga dapat berguna untuk dijadikan produk olahan. Diolah ke dalam komposter, dan menghasilkan cairan eco enzym atau air lindi, yang berguna sebagai desinfektan.

Bahkan sampah organik juga dapat menghasilkan maggot, yang berfungsi sebagai pakan ikan dan ayam. Sehingga dapat mengganti nilai ekonomi ketika mengelola sampah ke dalam berbagai manfaat.

Eko mengatakan olahan tersebut, setidaknya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan diri sendiri, namun juga dapat menjadi wadah pemasukan.

Terakhir,  Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran, Yanmar berharap untuk dapat bekerjasama dalam mengelola sampah secara bertahap, dari lingkungan yang paling kecil.

“Kita disini hanya bagian kecil dari upaya untuk mengatasi persoalan sampah yang ada di kota Bengkulu,” kata Yanmar.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran, Yanmar

 

Yanmar mengatakan bahwa DLHK bersama DPRD Provinsi siap mensupport segala bentuk tindakan dalam pengelolaan limbah rumah tangga secara meluas.

Kedepan, Yarman mengatakan akan ada kader-kader lingkungan yang akan terjun kelapangan untuk mensosialisasikan dan menangani dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar, agar mendapatkan hasil akhir dari tujuan bersama.

“Kita harapkan TPA kita nanti itu tidak menumpuk, karena sampahnya kita kelola,” tutup Yanmar. (Pzr) (Adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu
Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU
Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati
Pemprov Bengkulu Dorong Semangat Nasionalisme Lewat Seminar dan Peluncuran Buku Karya Helmi Hasan
Sekda Provinsi Bengkulu Terima Audiensi PTA Bengkulu, Bahas Persiapan HUT ke-30
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen

Senin, 9 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU

Berita Terbaru