Gubernur Bengkulu Bentuk Tim Khusus Bantu Korban Penembakan Konflik Lahan di Bengkulu Selatan

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com.-  Gubernur Bengkulu Helmi Hasan membentuk tim khusus untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada para korban penembakan dalam konflik lahan yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan pada Senin lalu.

Insiden tersebut menyebabkan lima petani mengalami luka tembak dan kini masih menjalani perawatan intensif.

Ada lima poin tugas tim yang dibentuk Pemprov,” ujar Gubernur Helmi pada Rabu (26/11/2025).

Tim khusus itu memiliki sejumlah tugas penting, yakni:

  1. Memberikan bantuan hukum kepada seluruh korban melalui advokat Pemerintah Provinsi Bengkulu.
  2. Memastikan pelayanan medis terbaik secara gratis bagi semua korban luka hingga dinyatakan pulih.
  3. Menanggung kebutuhan harian keluarga korban selama masa pemulihan.
  4. Memberikan beasiswa khusus kepada anak-anak korban yang sedang menempuh pendidikan tinggi.
  5. Melaksanakan program bedah rumah bagi korban yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Gubernur Helmi menegaskan bahwa proses hukum terkait insiden tersebut sepenuhnya diserahkan kepada Polda Bengkulu. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu hasil penyidikan.

Ini tidak bim salabim. Harus ada pendalaman, ada proses. Kita tunggu ya,” tuturnya.

Konflik lahan memanas ketika warga meminta aktivitas penggusuran dihentikan karena status lahan yang disengketakan belum memiliki kejelasan. Namun permintaan itu tidak direspons, dan alat berat tetap beroperasi. Situasi kemudian memicu ketegangan hingga berujung bentrokan dan aksi penembakan.

Baca Juga  Nomor Urut 02 Tetap Pimpin Hasil Hitungan Sementara

Korban dari pihak petani:

  • Buyung Saripudin (74), Desa Tungkal I
  • Edi Susanto (61), Jln. SMA Karya
  • Edi Hermanto alias Pak Bintang (49), Desa Pagar Gading
  • Lin Surman (41), Desa Kembang Seri
  • Suhardin (60), Desa Kembang Seri

Korban dari pihak PT ABS:

  • Apriki Hardiarta (39), wiraswasta asal Desa Padang Manis, Kecamatan Kaur Utara

Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban serta proses hukum yang berjalan, sembari mengimbau semua pihak menjaga situasi agar tetap kondusif. (Br) ADV

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026
Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.
Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja
Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah
Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan
Tim PKK dan DWP Bengkulu Bergerak, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lima Lokasi
Kepemimpinan Gubernur Helmi Prioritaskan Jalan Mulus dan Pastikan Tak Ada Kabupaten yang Ditinggalkan
Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi TPID dan TP2DD, Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Digitalisasi Daerah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru