Gubernur Bentuk TiM Untuk Bantu Korban Konflik Lahan di Bengkulu Selatan

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/ Gubernur Bengkulu Helmi Hasan

Bengkulu,Beritarafflesia.com,- Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, membentuk tim khusus untuk membantu para korban penembakan dalam insiden konflik lahan yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan pada Senin lalu. Lima petani dilaporkan mengalami luka tembak dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

“Ada lima poin tugas tim yang dibentuk Pemprov,” ujar Gubernur Helmi, Rabu (26/11).

Ia merinci lima tugas tersebut sebagai berikut:

1. Memberikan bantuan hukum kepada seluruh korban, yang akan ditangani oleh advokat Pemerintah Provinsi Bengkulu.
2. Memberikan pelayanan medis terbaik secara gratis untuk semua korban luka.
3. Menanggung kebutuhan harian keluarga korban selama masa pemulihan.
4. Memberikan beasiswa untuk anak-anak korban yang masih menempuh pendidikan tinggi.
5. Melakukan bedah rumah apabila rumah korban dinilai tidak layak huni.

Gubernur Helmi menegaskan bahwa penanganan proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada Polda Bengkulu. Ia meminta seluruh pihak menunggu hasil penyidikan aparat kepolisian.

“Ini tidak bim salabim. Harus ada pendalaman, ada proses. Kita tunggu ya,” ujarnya.

Baca Juga  DKP Provinsi Gelar Hari Nusantara tahun 2023

Konflik lahan tersebut memanas ketika warga meminta penghentian aktivitas penggusuran karena lahan yang disengketakan belum memiliki kejelasan status. Permintaan warga tidak direspons, sehingga alat berat tetap beroperasi dan memicu ketegangan. Situasi kemudian berkembang menjadi bentrokan hingga terjadi penembakan yang menyebabkan sejumlah warga terluka.

Daftar Korban dari Pihak Petani:

1. Buyung Saripudin (74), petani asal Desa Tungkal I, Kecamatan Pino Raya, Bengkulu Selatan.
2. Edi Susanto (61), petani, Jln. SMA Karya.
3. Edi Hermanto alias Pak Bintang (49), petani asal Desa Pagar Gading, Kecamatan Pino Raya.
4. Lin Surman (41), petani asal Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya.
5. Suhardin (60), petani asal Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya.

Korban dari Pihak PT ABS:

1. Apriki Hardiarta (39), wiraswasta asal Desa Padang Manis, Kecamatan Kaur Utara, Kabupaten Kaur.(BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu
Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU
Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati
Pemprov Bengkulu Dorong Semangat Nasionalisme Lewat Seminar dan Peluncuran Buku Karya Helmi Hasan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen

Senin, 9 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu

Berita Terbaru