Gubernur Rohidin Arahkan Pemulihan Ekonomi akibat Covid 19

- Penulis

Jumat, 29 Oktober 2021 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Arahkan Pemulihan Ekonomi akibat COVID-19

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan, dengan menurunya kasus COVID-19 di Provinsi Bengkulu, pemerintah saat ini harus bisa fokus melakukan pemulihan ekonomi daerah.

Sebab, jelasnya, dalam dua tahun dilanda pandemi COVID-19, ekonomi daerah menjadi sangat terdampak.

“Akibat COVID-19 tidak hanya kesehatan, ekonomi juga telah diporak-porandakan. Apalagi kebijakan pemerintah saat itu, telah membatasi gerak masyarakat. Maka ekonomi sangat terganggu,” kata Gubernur Rohidin, saat memberikan arahan pada Rapat Terpadu Tim Pemulihan Ekonomi dalam rangka penanganan dampak COVID-19 (PC PEN) Provinsi Bengkulu secara virtual, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat (29/10).

Untuk percepatan pemulihan ekonomi, jelas Gubernur Rohidin, maka yang perlu dilakukan pemerintah adalah memberikan jaminan kebutuhan bahan pangan kepada masyarakat.

Gubernur Bengkulu Arahkan Pemulihan Ekonomi akibat COVID-19

Begitupun dengan kemampuan daya beli masyarakat juga harus ikut didorong.

“Peran pemerintah bagaimana belanja pemerintah itu bisa direalisasikan secara maksimal. Kita harus mendorong serapan anggaran hingga sampai ke masyarakat,” tuturnya.

Serapan anggaran pemerintah yang tinggi, tentu akan mendorong daya beli masyarakat. Apalagi program pemerintah telah banyak dicanangkan kepada masyarakat dalam penanggulangan dampak pandemi COVID-19. Seperti bantuan uang, hingga barang untuk meminimalisir pengeluaran masyarakat.

“Saya minta kabupaten/kota bisa cepat merealisasikan belanja pemerintah. Karena ekonomi Bengkulu itu masih tergantung dengan belanja pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga  Damkar Kota Bengkulu Telah Lakukan 106 Penanganan Kebakaran

Tidak hanya itu, Gubernur juga meminta baik kepada pemerintah pusat maupun kabupaten/kota, dalam pengadaan alat kesehatan di tengah pandemi COVID-19 ini bisa memprioritaskan produk dalam negeri. Terlebih untuk pengadaan vaksin, bisa mengambil produk dalam negeri.

“Alokasi belanja pemerintah paling besar itu di sektor kesehatan. Maka pada belanja barang, kalau bisa hasil produksi dalam negeri. Karena ini bisa mengurangi ketergantungan dengan pihak luar. Permutaran uang juga bisa produktif. Maka saya mendukung dan setuju sekali, jika vaksin itu bisa dibeli dari produk dalam negeri. Sekali lagi, ini akan membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Sementera itu, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu Syarwan mengatakan, APBD dan APBN itu sangat penting untuk mendorong ekonomi daerah. Maka realisasi anggaran menjadi penting untuk diperhatikan pemerintah daerah.

“APBD dan APBN sangat berpotensi besar mendorong ekonomi,” kata Syarwan yang juga sebagai Ketua Tim Pemulihan Ekonomi Penanganan Dampak COVID-19 Provinsi Bengkulu.

Untuk realiasasi program penanggulangan COVID-19 di Provinsi Bengkulu, menurutnya, paling tinggi realisasinya itu ada di Bengkulu Utara. Sementara daerah yang paling kecil realisasinya ada di Kabupaten Kaur.

“Maka kita minta percepatan realisasi anggaran ini sangat penting untuk diperhatikan,” tegasnya dalam video conference.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Roda Pemerintahan, Gubernur Helmi Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik
Pemprov di Wariskan  Hutang Rp353 Miliar, Guberbur Helmi-Mian Tetap Fokus Bangun Bengkulu
Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjut Hasil SPI 2025 dan Jadi Bahan Evaluasi
Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M.Yunus,dan Tekankan Peningkatan Pelayanan Prima
Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi
Pelantikan Pejabat Pemprov, Sekda Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
TNI dan Pemprov bersama Kodam XXI/Radin Inten Perkuat Sinergi Bantu Rakyat
Gubernur Helmi Hasan Terima PWI Bengkulu, Soroti Tantangan Jurnalistik di Era AI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:30 WIB

Perkuat Roda Pemerintahan, Gubernur Helmi Percepat Manajemen Talenta, Siapkan ASN Terbaik

Kamis, 10 September 2026 - 10:59 WIB

Pemprov di Wariskan  Hutang Rp353 Miliar, Guberbur Helmi-Mian Tetap Fokus Bangun Bengkulu

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjut Hasil SPI 2025 dan Jadi Bahan Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 13:51 WIB

Wagub Mian Tinjau Praakreditasi RSUD M.Yunus,dan Tekankan Peningkatan Pelayanan Prima

Senin, 7 September 2026 - 12:15 WIB

Kepala Biro Hukum Berganti, Khairil Anwar Dorong Penguatan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terbaru