Ini Penyebabnya, Ratusan Kepala Desa Kepahiang Duduki Kantor Bupati

- Penulis

Selasa, 11 April 2023 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Penyebabnya, Ratusan Kepala Desa Kepahiang Duduki Kantor Bupati

Ini Penyebabnya, Ratusan Kepala Desa Kepahiang Duduki Kantor Bupati

Kepahiang,Beritarafflesia.com- Ratusan kepala desa (kades) se Kabupaten Kepahiang Bengkulu, Selasa pagi mendatangi Kantor Bupati Kepahiang.

Tujuan aksi untuk menuntut pembayaran gaji para kades dan perangkat desa yang sejak empat bulan terakhir belum dibayarkan.

Kedatangan seluruh kepala desa se Kabupaten Kepahiang ini dipimpin langsung oleh Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Cabang Kepahiang.

Rombongan membawa aspirasi seluruh perangkat desa yang merasa dicurangi oleh Pemkab Kepahiang terkait beberapa, yakni administrasi hak dan kewajiban mereka sebagai perangkat desa. 

Melalui Ketua Apdesi Kepahiang, Adi Kustian, para kades dan perangkat desa menuntut Pemkab Kepahiang untuk segera mengucurkan anggaran yang memang sudah menjadi hak para kades dan perangkat desa.

“Ada tiga poin yang kami tuntut hari ini. Pertama adalah gaji yang belum dibayarkan selama 4 bulan terakhir. Siltap yang kurang karena hanya dicairkan 10 bulan serta pemotongan dana desa yang tidak sesuai ajuan,” kata Adi Kustian, Selasa (11/4). 

Baca Juga  DPRD Kepahiang Agendakan Paripurna Tentang Pengesahan Pemberhentian dan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati

ke ruang kerja Wakil Bupati Kepahiang, para kepala desa ini mengancam agar Pemkab Kepahiang memenuhi tuntutan mereka. Jika tidak, para kepala desa akan kembali turun sampai haknya dipenuhi. 

“Kami berharap tuntutan ini dipenuhi, jika tidak maka kami akan turun lagi dan tentunya dengan massa yang lebih besar,” tegas Adi Kustian.

Dalam audiensi dengan Pemkab Kepahiang, para kepala desa tegas menyampaikan aspirasi terkait kepala desa dan perangkat desa yang terkesan dianaktirikan. 

“Katanya kas daerah kosong, tapi gaji ke 13 dan THR ASN dibayarkan, lalu kami ini apa,” sesal para Kades. 

 Tiga Tuntutan Para Kades

  1. Gaji yang belum dibayarkan selama 4 bulan terakhir. 
  2. Siltap yang kurang karena hanya dicairkan 10 bulan
  3. Pemotongan dana desa yang tidak sesuai ajuan.(BR1)

 

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hj. Emi Nurhayati Zurdi Nata Dikukuhkan sebagai Ketua YJI Kabupaten Kepahiang
Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026
DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat
KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar
Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025
Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026
Data Akurat untuk Pembangunan, Bupati Kepahiang Resmi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026
Satlantas Polres Kepahiang Laksanakan Pengaturan dan Pengamanan Pemulangan Jamaah Haji Tahun 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:14 WIB

Hj. Emi Nurhayati Zurdi Nata Dikukuhkan sebagai Ketua YJI Kabupaten Kepahiang

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:13 WIB

Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28 WIB

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:57 WIB

KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:03 WIB

Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru