JMSI Bersama Kapolda Bengkulu Bahas Tentang Covid-19

- Penulis

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Poto : Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Guntur Setyanto Saat Menerima Audiensi Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (Pengda JMSI) Provinsi Bengkulu di ruang kerjanya

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Penanganan wabah Covid-19 terus menjadi konsen pihak kepolisian selain menciptakan kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat. Sejak awal wabah Covid-19 kepolisian telah mendapat tugas tambahan dari pemerintah mulai dari pengamanan, vaksinasi, sosialisasi prokes hingga turut serta dalam pemulihan ekonomi. Hanya saja informasi seputar program pemerintah terkait Covid-19 belum tersampai dengan baik ke masyarakat.

Demikian disampaikan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Guntur Setyanto saat menerima audiensi Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (Pengda JMSI) Provinsi Bengkulu di ruang kerjanya, Jumat, 27 Agustus 2021.

“Polri bersama TNI dipanggil negara untuk ikut menjadi garda terdepan dalam penanganan wabah Covid-19, tentu bersama-sama dengan tenaga kesehatan. Kalau sudah panggilan negara tidak dapat ditolak, ini tanggung jawab bersama, bukan hanya kami tapi masyarakat dan tentunya juga teman-teman pers,” kata Kapolda.

Pemerintah melalui berbagai program telah menyalurkan bantuan baik langsung maupun melalui kegiatan yang bersifat insentif. Bantuan itu telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, baik kalangan UMKM, tenaga kesehatan, mahasiswa, pelajar, tenaga pendidik, baik yang tinggal di kota maupun di desa. Bahkan kalangan pengusaha pun di subsidi oleh negara.

“Yang begini cuma ada di negara kita, di sini peran teman-teman media sangat dibutuhkan, bagaimana ke depan informasi baik terkait dengan penanganan wabah ini lebih masif lagi tersampai ke tengah-tengah masyarakat sehingga informasi menjadi berimbang dan situasi kamtibmas pun ikut terjaga,” kata Jenderal bintang dua ini.

Kepolisian Daerah Bengkulu sendiri telah menggandeng seluruh pihak dalam menangani wabah Covid-19. Saat ini, kata Kapolda, Polri ditargeti pemerintah untuk melakukan vaksinasi sebanyak 17 ribu per hari. Namun, kendala di lapangan tenaga vaksinator yang sangat minim.

“Kita Bengkulu cuma punya 160 orang tenaga vaksinator, ini sangat minim makanya kemarin saya berkunjung ke kampus-kampus meminta kepada perguruan tinggi khususnya fakultas kesehatan untuk ikut berpartisipasi menjadi tenaga vaksinator. Mudah-mudahan dalam waktu dekat rencana itu akan kami tindak lanjuti dalam penandatangan MoU dan kami sangat butuh dukungan dari pers,” jelas Kapolda Bengkulu.

Baca Juga  Tolak dan Kecam Rizieq Shihab, Kaum Muda Bela Negara (KMBN) Gelar Aksi Demo di Simpang Lima

Ketua JMSI Bengkulu Riki Susanto menuturkan hal serupa, pihaknya selaku organisasi media siber di Bengkulu akan memainkan peran untuk ikut serta menjadi bagian dari pemulihan wabah Covid-19. Kalangan pers juga merupakan garda terdepan dalam penanganan wabah Covid-19.

Insan pers akan senantiasa berkomitmen menjadi leader dalam memberikan informasi kepada masyarakat terlebih lagi terkait wabah Covid-19. Sejak awal mewabah Covid-19 telah membuat masyarakat dunia gagap tapi berkat informasi dari media massa pelan-pelan masyarakat mulai memahami apa itu wabah, bagaimana dampak, dan cara menghadapi serta informasi penting lain terkait Covid-19.

JMSI masih berusia sangat belia namun telah menunjukan eksistensinya dalam penanganan Covid-19 melalui berbagai kegiatan kolaborasi. JMSI, sambung Riki, telah digandeng banyak pihak baik instansi pemerintah maupun lembaga swasta untuk ikut melakukan kegiatan sosial terkait Covid-19 mulai dari berbagi masker, sembako, dan sosialisasi prokes.

“Kegiatan literasi Covid-19 juga menjadi fokus di media-media yang tergabung di JMSI. Namun, kami sangat menyadari ke depan perlu terus ditingkatkan terutama membantu pemerintah dan lebih khusus lagi pihak kepolisian dalam menyampaikan informasi seputar penanganan Covid-19. Pers akan selalu hadir apalagi di tengah bencana,” kata dia.

Audiensi JMSI dengan kapolda Bengkulu turut didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno.

“Humas Polda Bengkulu merupakan lembaga kehumasan yang paling aktif menyampaikan informasi Covid-19. Kami tidak bisa membayangkan bagaimana kalau Pak Darno dan timnya enggak ada, humas polda sangat membantu teman-teman pers di Bengkulu,” demikian Riki Susanto. (rn)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen
Setengah Abad Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Pemprov Dorong Lulusan Tembus Persaingan Global
Penyaluran Beras Bansos Bengkulu Capai 7,9 Juta Kilogram, Sekda Tekankan Validasi Data
Pastikan Proyek Sesuai Spesifikasi, Wagub Mian Tinjau Pembangunan SPAM IKK Pinang Raya
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Sekprov Bengkulu Dorong ASN Segera Lengkapi Pendataan
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Sekprov Bengkulu Dorong ASN Segera Lengkapi Pendataan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:34 WIB

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Setengah Abad Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Pemprov Dorong Lulusan Tembus Persaingan Global

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Penyaluran Beras Bansos Bengkulu Capai 7,9 Juta Kilogram, Sekda Tekankan Validasi Data

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB