KadinKes Seluma, Berdali Tidak Mau Bayar Honor Jaga Malam

Boi,  Petugas Penjaga Malam Gedung Isolasi Satgas Covid-19  Kabupaten Seluma

SELUMA,Beritarafflesia.com – Di konfirmasikan Melalui via Telkom seluler kepala Dinkes Seluma mengatakan, “bahwa untuk penjaga malam di gedung isolasi Covid – 19, honornya tidak di anggarkan”. Ucapnya Via Telp, Rabu (28/4/2021).

Ditambah Dinkes Kabupaten Seluma” Peralatan siap pakai yang sudah di sedia untuk gedung isolasi Covid-19. di bawak pulang oleh pihak yang bertugas penjaga malam”. Hal ini akan kita tanggapi, kenapa barang barang tersebut di bawak balik kerumah, nanti akan kita laporkan ke jalur hukum. jelasnya.

Boi selaku penjaga malam, Mengatakan’’ ia mengakui memang benar bahwa barang tersebut memang di bawah pulang kerumah, karena kalau tetap di biarkan di sana nanti bisa hilang di maling orang, dan juga sampai pada saat ini belum honor saya sebagai penjaga malam belum ada kejelasan, seharusnya honor saya sebagai dalam bertugas jaga malam sudah saya dapatkan”. Ucapnya

Boi, Selaku petugas penjaga malam, menambahkan” barang tersebut memang kita bawak pulang kerumah karena takut hilang di maling orang, apalagi gedung tersebut tidak di pungsikan lagi sebagai tempat isolasi Covid-19, Apalag kawat listrik sempat di putus oleh petugas PLN karna tidak di bayar, dan perawatan di sana tidak memuaskan. sementara dana untuk pasilitas gedung covit-19, sudah dianggarkan lebih kurang 60 juta, sedangkan realisasi pengadaan pasilitas gedung pijam pakai gedung Diklat Seluma”. Tegasnya,Boi

Dalam hal ini, Adi selaku ketua PPTK, mengatakan, ” bahwa kewenangan dan kebijakan itu tanggung jawab sepenunya kepala dinas, sebagai mana dengan yang di sampai melalui via telpon, bedasarkan keterangan Dinas Dinkes sebelumnya, yang sudah di sampaikan kepada awak media’’.Tutupnya

Ungkapan ini di sampaikan, Boi selaku petugas penjaga malam di gedung Satgas Covid-19.  Kabupaten Seluma, ” memang benar barang tersebut saya bawak balik kerumah, karena kalau di biarkan disana bisa hilang di maling orang, barang tersebut. Berupa 5 unit kasur busa, bantal, seprai, 5 unit kipas angin dan 1 unit mesin penyedot air. Karena gedung tersebut tidak lagi di pungsikan sebagai gedung isolasi penanganan Covid-19. Apalagi listrik di putuskan pihak PLN karena belum dibayar”. Tuturnya, Boi

“sampai akhir Desember 2020, belum ada kejelasan masalah honor sebagai petugas penjaga malam di Gedung Penanganan Satgas Covid-19 di Kabupaten Seluma. Karena ia berkerja sebagai petugas penjaga malam , atas dasar di suruh saudara Adi selaku PPTK di kantor Dinkes Kabupaten Seluma.“ ia berharap kepada pihak Dinkes Kabupaten Seluma. Menanggapi kerja saya sebagai petugas penjaga malam di gedung Satgas Covid-19, seperti membayar honor yang sudah di janjikan berupa bayaran 50 ribu permalam, selama 180 hari atau 6 bulan. Karena saya merasa pihak yang sangat di rugikan dalam permasalah ini”. Tutupya (Maman)

Share

Tinggalkan Balasan