Miris! Kadis ESDM Provinsi Jadi Timses Pemilu 2024, Akan Dilaporkan Kebawaslu dan MenPANRB

- Penulis

Senin, 2 September 2024 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Tim gas poll saat ambil baleho di rumah Kadis ESDM Provinsi Bengkulu

Bengkulu,Beritarafflesia.com-  Sangat miris pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan di laksanakan secara serentak tahun 2024 ini. Bagaimana tidak, dari pantauan tim investigasi media ini, bahua hampir seluruh Pejabat provinsi, Kota dan kabupaten secara terang- terangan terlibat ikut berpolitik dan kempanye paslon Gubernur dan wakil gubernur menjelang pilkada 2024

Kali ini beredar luas Vedio berdurasi 33 detik dengan lantang menyebut” Gas Poll Hari ini mesang Atribut berupa Beleho Besar di kabupaten lebong,insya allah hari ini selesai. Ini di rumah kadis ESDM Provinsi, pak  Donni Swabuana, tim gas poll siap memasang,hampir seluruh di kabupaten Lebong terpasang,muda mudahan kelar dalam 2 hari ini. Siap Gas poll kawan di provinsi Bengkulu dan 9 kabupaten satu kota” Jelas laki- laki yang ada di dalam vedio tersebut, yang di duga atas perintah pejabat provinsi saat ambil baleho di rumahnya.

Selain itu,semua pejabat provinsi Bengkulu, yang berasal dari kabupaten saat sudah terdeteksi, bahkan jadi sorotan lantaran mulai mengatur strategi untuk mengondisikan atribut dan tim pemenang di setiap kabupaten untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Hal ini disampaikan Ketua Orgasnisasi Pusat Informasi dan Jaringan Rakyar ( Pijar ) Institute Provinsi Bengkulu Apriansyah kepada wartawan, pada senin (2/9/2024)

Menurutnya, tidak ada alasan bagi kepala dinas ESDM provinsi jika menyangkal bahua pembuatan Baleho tersebut bukan dirinya yang membiayai. Apalagi kadis ESDM Provinsi beralasan bahua vedio itu di ambil dari luar halaman rumah.

” Keterangan kepala dinas ESDM Provinsi tersebut hanya ingin mengelabui orang banyak, tidak masuk akal jika pembautan baleho, kemudian di angkut oleh tim bagian pemasangan di lapangan,  lalu bikin vedio mengada- ngada cerita. yang jelas kami dari ormas Pijar institut apapun alasannya bahua kita sudah mengetahui dan melangar peraturan bawaslu dan larangan dari KemenPAN RB., bahkan Ketentuan ini sudah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) nomor 2 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara. Bahkan  larangan ini juga di terbitkan Kementrian ESDM RI sendiri melalui Siaran Pers Nomor 546.Pers/ 04/SJI/ 16/ 11 2023 lalu yang menekankan agat ASN Menjaga netralitas selama pemilu 2024″ Ujar Rian

Baca Juga  1 Orang Warga Bengkulu Bersimbah Darah Akibat Dibacok Pelaku Geng Motor

Kendati demikian, Apriansyah juga menegaskan, bahua pihaknya sudah mempersiapkan data, sebagai Bukti untuk diserahkan laporannya ke Bawaslu dan di Tembuskan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) serta MenPAN RB pusat.,

” Baik dalam aturan pemilu maupun Pemerintah pusat sudah mengingatkan bagi pejabat dalam hal ini PNS/ ASN tetap netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Hal hal ini bahkan sudah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) nomor 2 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara tentang Larangan ASN Selama Pilkada 2024.

Lebih lanjut Rian menambahkan,” Larangan yang di keluarkan bedasarkan peraturan pemilu 2024 ini ada 9 Poin untuk menjaga netralitas para pegawai pemerintahan yang harus dipatuhi ASN selama masa Pilkada 2024.

” Maka untuk memberi pelajaran terhadap ASN terutama seluruh pejabat kota dan Provinsi maupun kabupaten, kami membuat laporan secara resmi ke Bawaslu provinsi Bengkulu, DKPP dan MenPANRB supaya pejabat ESDM Provinsi di proses. Kami juga akan membentuk TIM untuk mengawasi selama Pilgub 2024 ini.,karena kami menilai jika hanya mengandalkan Bawaslu mapum penyelenggara pemilu lainnya untuk untuk memantau dan pengawasan sepertinya pejabat di provinsi Bengkulu semangkin merajalelah, karena baik KPU maupun Bawaslu di provinsi Bengkulu ini terkesan “Mandul”  meski pelanggaran sudah terjadi di depan mata”  Pungkasnya

Kadis ESDM Provinsi Bengkulu Donni Swabuana

Sementara itu ketika dikonfimasi kepada Kepala dinas ESDM Provinsi Bengkulu Donni Swabuana, bahua ia  mengakui bahua vedio yang beredar itu di ambil diluar pagar rumahnya.

” Memang benar vedio itu di ambil di luar pagar rumah saya. Tapi baleho itu buka9n di perkarangan rumah kami. Lagi pula yang buat vedio itu memang tim cagub Romer” ujar Kadis ESDM Donni Swabuana.( BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Rohidin Gencar Sebar Kasus Bansos, Rohidin – Meriani Pecah Kongsi Dengan Bang Ken
Langkah Helmi Turunkan Harga BBM Jika Jadi Gubernur Sudah Benar
Hasil Survey LSI, Helmi-Mian Menang di Semua Kalangan Usia
Kunjungan ke Rejang Lebong, Helmi- Mian Targetkan Menang Telak 
1 Orang Warga Bengkulu Bersimbah Darah Akibat Dibacok Pelaku Geng Motor
Firdaus Djailani Resmi Terima Mandat dari Hercules Sebagai Ketua DPD “GRIB JAYA” di Provinsi Bengkulu
Berkedok Buka Usaha Travel, Warung Tuak di Lingkar Barat Resahkan Masyarakat ,Satpol PP Diminta Bongkar
Masyarakat Senang Soal Lintasan Baru Ujian Praktik Pembuatan SIM C: Lebih Mudah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 Oktober 2024 - 20:57 WIB

Tim Rohidin Gencar Sebar Kasus Bansos, Rohidin – Meriani Pecah Kongsi Dengan Bang Ken

Selasa, 8 Oktober 2024 - 21:23 WIB

Langkah Helmi Turunkan Harga BBM Jika Jadi Gubernur Sudah Benar

Jumat, 4 Oktober 2024 - 23:31 WIB

Hasil Survey LSI, Helmi-Mian Menang di Semua Kalangan Usia

Rabu, 2 Oktober 2024 - 17:32 WIB

Kunjungan ke Rejang Lebong, Helmi- Mian Targetkan Menang Telak 

Sabtu, 28 September 2024 - 01:45 WIB

1 Orang Warga Bengkulu Bersimbah Darah Akibat Dibacok Pelaku Geng Motor

Berita Terbaru

Nasional

Lemkapi Puji Kinerja Polri Amankan May Day 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:34 WIB

Polresta Bengkulu

Polresta Bengkulu Laksanakan Pengamanan Aksi Damai Ikatan Mahasiswa Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:10 WIB