Ortu TKI Asal Seluma Pelaku Penusukan TKI di Taiwan, Mohon Bantuan Hukum

- Penulis

Senin, 23 Agustus 2021 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seluma,Beritarafflesia.com – Orang tua ( Ortu ) PS ( Insial ) Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ), asal Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Pelaku Kasus penganiayaan hingga tewasnya rekan kerjanya di Negara Taiwan atas nama Komariah (32) TKW Taiwan asal Desa Sliyeg, Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. Minggu ( 22/8/2021 )

” Saya mohon kepada pihak Disnakertrans Seluma, terutama kepada Pemda Seluma, untuk memberikan bantuan hukum terkait permasalahan yang sedang anak saya hadapi pak,” Sampai Mahyudin kepada wartawan saat diwawancarai terkait kehadirannya ke kantor Disnakertrans Seluma yang terlihat didampingi Oleh Sudarmono Kepala Desa Lubuk Resam dan Mantan Anggota DPRD Seluma Khairi Yulian, S.Sos.

Pelaku P-S diketahui berangkat merantau ke Taiwan sejak setahun lalu, dan meninggalkan seorang anak dan istri di Desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara. Orang tua pelaku sebelumnya mendatangi Disnakertrans Kabupaten Seluma, agar anaknya dapat dideportasi ke Indonesia atau diberi keringanan hukuman dari otoritas negara Taiwan, setelah kehilangan kontak dengan anaknya pasca ditangkap polisi Taiwan.

Kasus ini terjadi pada Kamis sore, 5 Agustus 2021 lalu yang motifnya diduga ditengarai sakit hati karena pelaku kerap dihina korban yang lebih senior bekerja, dan pelaku dianggap sering berbuat kesalahan ketika bekerja karena kurang fasihnya pelaku berbahasa mandarin. Korban tewas dengan sejumlah luka tusukan akibat senjata tajam yang digunakan pelaku ketika bekerja di areal perkebunan tomat di Nantao Taiwan.

Baca Juga  Kapolda Bengkulu Bagikan THR Secara Resmi Dari Kapolri Kepada Personil Polda Bengkulu

Upaya maksimal tetap dilakukan Dinas Disnakertrans Kabupaten Seluma, yang sejauh ini telah melayangkan surat permohonan bantuan hukum ke PJTKI di Palembang dan ditembuskan ke KBRI di Taiwan.

” Kita tetap berupaya semaksimal mungkin membantu TKI Seluma yang tersangkut perkara hukum di perantauan. Karena surat yang kita layangkan sudah ditembuskan ke KBRI melalui PJTKI di Palembang” Sampai Tusmi Herawati Sekretaris Dinas Disnakertrans Kabupaten Seluma.

Selain itu, pihak Disnakertrans Seluma juga berkonsultasi dengan beberapa pakar hukum di Bengkulu terkait hal ini, seperti Prof. Dr. Herlambang, SH dan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Bengkulu Aizan Dahlan, untuk membantu proses keringanan hukuman pelaku di Taiwan.” (  maman)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda
Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah
Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan
Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah
Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah

Berita Terbaru