Pemkot Bengkulu Lakukan Pangkas Pohon Tua

- Penulis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pohon tua yang ditebang

Foto: Pohon tua yang ditebang

Bengkulu, Beritarafflesia. Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus melakukan pemangkasan secara berkala terhadap pohon-pohon yang berada di pinggir jalan gunanya mengantisipasi terjadinya pohon tumbang jelang peralihan cuaca menuju La Nina.

Asisten II Setda Pemkot Bengkulu Sehmi di Kota Bengkulu, mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan sebab perubahan cuaca yang menimbulkan risiko rawan terjadinya pohon tumbang pada sejumlah titik di wilayah tersebut. Pada Senin (21/10/2024).
“Saat ini tengah terjadi peralihan cuaca dari panas ke musim penghujan. Untuk itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu terus melakukan pemangkasan,” ujar dia.

Pemangkasan dan perawatan dilakukan terhadap pohon-pohon yang telah berusia tua serta yang diperkirakan akan tumbang saat terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.

“Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Bengkulu untuk berhati-hati saat melintas sepanjang pantai di wilayah tersebut,”  Ujar Sehmi.

Kemudian tidak membakar sesuatu di pangkal pohon sebab dapat membunuh pohon tersebut, sehingga dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga  Gubernur Rohidin Targetkan Tahun 2022 Proyek DDTS Mulai Dikerjakan

Sementara itu Kepala DLH Kota Bengkulu Riduan menjelaskan pemangkasan terus dilakukan karena pohon yang ada di wilayah tersebut rata-rata telah tua dan ukurannya besar.

Untuk itu diperlukan perawatan lebih ekstra agar pohon-pohon yang ada di Kota Bengkulu dapat dikategorikan aman saat terjadi angin kencang dan sebagainya.

Selanjutnya pemangkasan pohon difokuskan di sejumlah daerah protokol atau area padat lalu lintas dan kemudian perlahan ke pemukiman masyarakat.

“Pohon pohon yang ada di Kota Bengkulu cukup banyak, kita sebenarnya kurang cukup sarana dan prasarana baik itu tenaga manusia ataupun peralatannya. Minimal dua sampai tiga tim agar pohon-pohon yang ada di Kota Bengkulu bisa dilakukan perawatan agar dapat dikategorikan aman ketika terjadi angin kencang dan badai,” terang Riduan.

Diketahui, masyarakat dapat menghubungi Kantor DLH Kota Bengkulu jika ditemukan adanya pohon yang berusia tua dan berpotensi tumbang jika terkena angin kencang, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

(Aidilia)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadirkan Mantan Jubir KPK RI, AMJ-Azwira Akan Gelar Talkshow Angkat Tema “Kritik Tanpa Jerat Pidana
Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis
Pemprov Bengkulu Hadiri Pengantar Tugas Kakorbinmas Baharkam Polri dan Kapolda Bengkulu
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:55 WIB

Hadirkan Mantan Jubir KPK RI, AMJ-Azwira Akan Gelar Talkshow Angkat Tema “Kritik Tanpa Jerat Pidana

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 20:14 WIB

Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:47 WIB

Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:33 WIB

Pemprov Bengkulu Hadiri Pengantar Tugas Kakorbinmas Baharkam Polri dan Kapolda Bengkulu

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB