Pemprov Bengkulu Pastikan Berada di Garda Terdepan Selamatkan Habitat Gajah Sumatera

- Penulis

Selasa, 23 Agustus 2022 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu Pastikan Berada di Garda Terdepan Selamatkan Habitat Gajah Sumatera

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Forum Kolaborasi Pengelolaan Kawasan Ekosistem Essensial (KEE), berada di garda terdepan dalam pelestarian habitat sekaligus satwa Gajah Sumatera yang berada di Kawasan Konservasi Bentang Seblat hingga Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Rohidin usai terima audiensi Forum Kolaborasi Pengelolaan Kawasan Ekosistem Essensial (KEE), di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa (23/08/2022).

Pemprov Bengkulu Pastikan Berada di Garda Terdepan Selamatkan Habitat Gajah Sumatera

“Kita akan mengundang beberapa pemangku kepentingan di kawasan itu terkait kebutuhan dalam rangka memberikan habitat yang layak untuk konservasi Gajah Sumatera. Saya juga mendelegasikan dalam waktu dekat kepada Forum KEE bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu untuk meminta kepada perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar wilayah agar menyediakan koridor bagi Gajah Sumatera,” tegas Gubernur Bengkulu ke-10 ini.

Berdasarkan data analisis konsorsium yang terdiri dari Genesis Bengkulu, Kanopi Hijau Indonesia dan Lingkar Inisiatif menemukan hutan seluas 6.358,00 hektar tersebut saat ini telah berubah menjadi pertanian lahan kering campuran seluas 3.553 ha, lahan terbuka seluas 2.088 ha, semak belukar seluas 407,38 ha, dan perkebunan seluas 308,99 ha.

Pemprov Bengkulu Pastikan Berada di Garda Terdepan Selamatkan Habitat Gajah Sumatera

Sementara jumlah luasan ini diketahui berdasarkan hasil analisis tutupan lahan yang dilakukan oleh Konsorsium Bentang Alam Seblat melalui metodologi remote sansing memanfaatkan citra sentinel yang divalidasi menggunakan citra satelit google earth.

Baca Juga  Gubernur Rohidin Tegaskan, Desa Jadi Sumber Pemulihan Ekonomi dan Penerapan Protokol Kesehatan

Di samping itu Gubernur Rohidin juga mengingatkan kepada masyarakat di sekitar kawasan untuk tidak melakukan perambahan atau pembalakan hutan, apapun dalilnya. Karena walaupun kawasan itu telah diusulkan dalam bentuk perubahan status kawasan, tentu harus menunggu keputusan dari KemenLHK serta titik koordinat dan kawasan yang diusulkan juga belum tuntas.

“Saya ingatkan kepada semua pihak untuk tidak melakukan perambahan hutan, karena kawasan itu sangat penting sekali dalam rangka kelestarian Gajah Sumatera,” pungkasnya.

Dijelaskan Ketua Forum Kolaborasi Pengelolaan KEE Ali Akbar, Kawasan Bentang Alam Seblat – Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) menjadi kawasan ekologi penting bukan hanya bagi gajah sumatera tapi juga bagi satwa lainnya.

Di lain pihak lanjut Ali Akbar, ekologi ini juga menjadi pendukung penyelamat warga atau wilayah Kabupaten Bengkulu Utara dan Mukomuko.

“Jadi dua pendekatan penting inilah yang menjadi latar belakang kami dari Forum KEE ini untuk mencoba memastikan bentang alam Seblat itu selamat,” ungkapnya.

Diketahui pada kawasan Bentang Alam Seblat terdapat tiga kantong habitat Gajah Sumatera yang terdiri dari HP Air Teramang seluas 4.818,00 hektar, HP Air Rami 14.010,00 hektar dan TWA Seblat 7.732,80 hektar.

TWA Seblat hingga saat ini berfungsi sebagai Pusat Latihan Gajah Sumatera dalam pengawasan langsung BKSDA Bengkulu-Lampung. Apalagi, saat ini populasi Gajah Sumatera di Provinsi Bengkulu diperkirakan hanya tersisa 70 hingga 150 ekor saja.(BR1

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025
Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026
Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.
Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja
Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah
Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan
Tim PKK dan DWP Bengkulu Bergerak, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lima Lokasi
Kepemimpinan Gubernur Helmi Prioritaskan Jalan Mulus dan Pastikan Tak Ada Kabupaten yang Ditinggalkan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 24 Agu 2026 - 18:26 WIB