PIJAR Akan Laporkan Kasus Proyek PJN 2

- Penulis

Rabu, 24 November 2021 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan jembatan Gegasan Kabupaten Kaur

Bengkulu, Beritarafflesia.com – Pembangunan penggantian jembatan Gegasan di Kabupaten Kaur dengan nilai kontrak Rp. 6.551.417.383 bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni tahun 2020 sampai tahun 2021 diduga banyak kejanggalan.

Melansir pemberitaan dari MetroTvUpdate, disebutkan pekerjaan proyek pergantian jembatan Gegasan ini dilaksanakan sendiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di satuan kerja (satker) pelaksanaan jalan nasional wilayah 2 (PJN 2) Provinsi Bengkulu, Miswan.

Selaku direktur PT.Gading utama, Hotman Rahaf, sebagai kontraktor pelaksana disebutkan sudah tidak memiliki kemampuan secara finansial untuk membeli material proyek maupun membayar pekerja pelaksana sehingga akhirnya diambil alih oleh PPK.

Dalam pemberitaan tersebut ketua markas daerah atau kamada Laskar Merah Putih Provinsi Bengkulu Khairudin MDK mengatakan bahwa pengambil alihan tersebut terindikasi masuk kategori perbuatan melawan hukum.

“Merupakan pelanggaran terhadap Perpres 12 tahun 2021 tentang perubahan atas Perpres 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ujar Khairudin MDK dilansir dari metroTvUpdate.

Baca Juga  Korem 045/Gaya Kampanye Kreatif di SMANSA Pangkalpinang

Ditempat terpisah, Ketua Organisasi Masyarakat Pusat Informasi Jaringan Rakyat (Ormas PIJAR), Apriansyah, mengatakan bahwa dirinya juga

“Memang banyak kejanggalan yang terjadi pada perkerjaan pembangunan penggantian jembatan Gegasan yang ada di Kaur, mulai dari material yang digunakan oleh Kontraktor yang tidak sesuai dengan spek teknis,” ujarnya ketika dihubungi, Rabu (24/11/21).

“Contohnya jenis pasir yang digunakan banyak mengandung lumpur dan batu cor yang digunakanpun tidak sesuai, yang mestinya menggunakan ukuran batu 2:1 akan tetapi digunakan batu split 2:3. Menyikapi ini kami PIJAR akan segera melaporkan,” tegasnya.

Untuk mendapatkan keberimbangan pemberitaan, maka Beritarafflesia.com memncoba menghubungi Satker wilayah 2 Provinsi Bengkulu, Akmizal, melalui Whatsapp pribad. Namun ketika dihubungi, Akmizal tidak memberikan respon positif.

Hingga berita ini ditayangkan, Beritarafflesia.com masih menunggu keterangan lebih lanjut dari Satker wilayah 2 Provinsi Bengkulu. (Red)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dedy Wahyudi Bangun Trobosan Budidaya Magot Jadi Solusi Pengelolaan Sampah di Kota Bengkulu
Usir Keluarga Korban, Propam Polri Diminta Periksa Oknum Kanit Jatanras AKP Irwan
Dorong Transaksi Digital Aman, Pemprov Bengkulu Dukung QRIS perience 2026
Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau Feri Anggriawan Realisasikan Pembangunan Drainasi di Wilayah Dapilnya
Pokir DPRD Kota Lubuk Linggau Feri Anggriawan Dukung Pembangunan Drainase di RT 08 Batu Urip
Peringati BAB ke-80 Kementrian Agama,Kanwil Kemenag Bengkulu,dan UIN FAS Gelar Gelar Upacara di Halaman Kantor Gubernur
Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Lubuk Linggau Feri Anggriawan Gelar Reses II Tahun 2026
Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Bengkulu Hadirkan Berbagai Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:07 WIB

Dedy Wahyudi Bangun Trobosan Budidaya Magot Jadi Solusi Pengelolaan Sampah di Kota Bengkulu

Selasa, 22 September 2026 - 23:56 WIB

Usir Keluarga Korban, Propam Polri Diminta Periksa Oknum Kanit Jatanras AKP Irwan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Dorong Transaksi Digital Aman, Pemprov Bengkulu Dukung QRIS perience 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau Feri Anggriawan Realisasikan Pembangunan Drainasi di Wilayah Dapilnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Pokir DPRD Kota Lubuk Linggau Feri Anggriawan Dukung Pembangunan Drainase di RT 08 Batu Urip

Berita Terbaru