Foto/ Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat pipin Apel pagi
Bengkulu, Beritarafflesia.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar apel pagi bersama yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemprov, Senin (6/10). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Gubernur Bengkulu ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat komitmen integritas ASN melalui penandatanganan Surat Pernyataan bahwa larangan Melakukan Pungutan Liar (Pungli) dan Gratifikasi.
Saat memimpin Apel Pagi Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan,menegaskan bahwa setiap ASN harus memiliki integritas tinggi dan komitmen moral yang kuat dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Ia menekankan bahwa pungutan liar dan gratifikasi merupakan tindakan yang mencederai kepercayaan masyarakat serta merusak citra birokrasi pemerintah.
“Hentikan dan tolak segala bentuk pungutan liar, serta laporkan setiap bentuk gratifikasi. Komitmen ini bukan sekadar seremonial, tetapi harus dibaca, dipahami, dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Integritas adalah cermin pelayanan kepada masyarakat, dan kepercayaan publik harus dijaga dengan konsisten,” tegas Gubernur Helmi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan seluruh ASN agar menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, ASN merupakan pelayan masyarakat yang harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran, sehingga setiap proses pelayanan publik harus terbebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Penandatanganan surat pernyataan anti pungli dan gratifikasi tersebut, lanjut Helmi Hasan, merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menciptakan birokrasi yang bersih dan berintegritas. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi yang selama ini terus digalakkan oleh pemerintah daerah.
Gubernur berharap langkah ini dapat menjadi teladan bagi seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu untuk menegakkan budaya kerja yang bersih dan profesional.

“Jika ASN bersih, maka pelayanan publik akan semakin dipercaya masyarakat. Itulah yang menjadi tujuan utama kita bersama,” tutup Helmi Hasan.
Dengan gerakan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan tekad kuat untuk membangun birokrasi yang bebas dari pungli dan gratifikasi, serta mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Apel bersama itu diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, serta tenaga administrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Kegiatan berjalan khidmat dan diakhiri dengan pembacaan bersama komitmen integritas ASN.” Demikian,” (BR1












