Program Bangga Kencana dan Akselerasi Penurunan Stunting, Wagub Rosjonsyah Mintak Kawal Secara Khusus

- Penulis

Rabu, 16 November 2022 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur (Wagub) Rosjonsyah saat menyampaikan sambutan

Wakil Gubernur (Wagub) Rosjonsyah saat menyampaikan sambutan

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Wakil Gubernur (Wagub) Rosjonsyah menyampaikan bahwa program bangga kencana dan akselerasi penurunan stunting perlu dikawal secara khusus demi pemerintahan yang berorientasi hasil.

Hal ini ditegas Wagub Rosjonsyah saat menghadiri acara Program Bangga Kencana Penurunan Stunting Kabupaten Seluma pada Rabu, (16/11/2022)

Program Bangga Kencana dan Akselerasi Penurunan Stunting, Wagub Rosjonsyah Mintak Kawal Secara Khusus

Ketua TPPS Provinsi Bengkulu ini menghimbau, dalam rangka menurunkan angka prevalensi stunting di Provinsi Bengkulu, khusunya di Kabupaten Seluma semua stakeholder yang terlibat untuk melakukan upaya konvergensi.

“Untuk diketahui bersama angka prevalensi stunting di provinsi Bengkulu saat ini di angka 22,1 persen dan kabupaten Seluma 24,7 persen maka kita perlu kerja sama dalam menurukan angka prevalensi stunting. Target penurunan stunting provinsi Bengkulu tahun 2024 adalah 12,55 persen,” tegasnya.

Lanjut Wagub, kabupaten Seluma adalah salah satu kabupaten yang dietapkan menjadi lokus stunting mulai dari tahun 2018. Berdasarkan data SSGI, stunting kabupaten Seluma masih dalam kategori tinggi.

Baca Juga  Polda Bengkulu Bersama Polres dan Jajarannya Gelar Serbuan Vaksinasi Dalam Rangka Menyambut HUT RI Ke-76

Selain itu, Rosjonsyah juga mengapresiasi kinerja Pemda kabupaten Seluma di mana angka stunting di Kabupaten Seluma yang semula 40 persen pada tahun 2021 menurun menjadi 24,7 persen pada bulan September-Oktober di 69 Desa dan kelurahan.

Program Bangga Kencana dan Akselerasi Penurunan Stunting, Wagub Rosjonsyah Mintak Kawal Secara Khusus

“Saya harapkan, angka penurunan stunting akan terus membaik dan mencapai target setiap tahunnya. Target penurunan angka stunting di Kabupaten Seluma tahun 2024 yaitu 13 persen,” pungkas Rosjonsyah.

Untuk diketahui, dari hasil pendataan EPPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) di bulan Agustus ditemukan data sebagai berikut; balita stunting 560 balita (4,2%), balita wasting 191 (1,44%), dan balita underweight 433 (3,24%) dari sasaran balita sebanyak 13.224 balita.(cw)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis
Pemprov Bengkulu Hadiri Pengantar Tugas Kakorbinmas Baharkam Polri dan Kapolda Bengkulu
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 20:14 WIB

Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:47 WIB

Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:33 WIB

Pemprov Bengkulu Hadiri Pengantar Tugas Kakorbinmas Baharkam Polri dan Kapolda Bengkulu

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB