Puskasi Pertanyakan Kasus OTT Dinkes Kota Yang Terkesan Mandeg Dipolda

- Penulis

Kamis, 16 Juni 2022 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Puskaki Melyon Sory

Bengkulu, Beritarafflesia.com, –Pengusutan kasus Oprasi Tangkap Tangan (OTT) yang di lakukan oleh TIm Saber Pungli Polda Bengkulu belakangan ini menuai sorotan publik.bahkan publik pun merasa heran, karena dari awal penyidik Polda Bengkulu tidak perna menetapkan tersangka terhadap pelaku oknum pegawai Dinkes kota Bengkulu yang terjaring OTT tersebut.

Seperti yang disampaikan Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Provinsi Bengkulu, Melyan Sory mengungkapkan,. Pihaknya merasa kecewa terhadap penyidik polda Bengkulu, karena menurutnya meskipun peristiwa  penangkapan terhadap kedua pelaku utama yakni dua oknum PTT Dinkes inisial R dan L  yang terjaring Oprasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Polda Bengkulu pada jum,at tanggal 10 Juni 2022 lalu, dan bahkan sudah menemukan barang bukti (BB) berupa uang, tapi eronisnya pelaku  tidak di tahan, melainkan hanya di kenakan sangsi wajib lapor.

” TIdak hanya kami dari Puskaki,tapi masyarakat provinsi Bengkulu juga menanti  kejelasan dari Polda Bengkulu terkait pengusutan kasus OTT yang melibatkan dua orang Pegawai PTT dinkes Kota Bengkulu tersebut. Apalagi peristiwa  OTT ini sudah  mengegerkan publik, seharusnya penyidik polda Bengkulu mengusut kasus dugaan pungutan liar berupa suap atau sogok untuk pelicin pada pernerimaan tanaga PTT  ini, bisa terungkap pelaku lain., Seperti contoh kalau KPK  melakukan OTT pengusutannya sampai ke akar- akarnya.” Ungkap Melyon Sori kepada media ini, kamis (16/6/2022)

Tak hanya itu, Direktur Puskaki ini juga   mencurigai, bahwa kasus OTT Dinkes Kota Bengkulu ini tampaknya sengaja di kabur- kaburkan pengusutannya. Karena ia menilai dari awal kejadian penangkapan terhadap 2 orang  pelaku yang di duga sedang melakukan eksekusi transaksi pengambilan uang sogok Jutaan Rupiah dari tangan sejumlah calon pegawai  yang di terima sebagai PTT di Dinkes, tapi pihak Penyidik Polda Bengkulu tidak perna mengumumkan ke publik.

Baca Juga  Memberi Bantuan Timbangan Untuk Bayi, Wawali Harapkan Posyandu Peran Aktif

” Sejak awal kejadian OTT terhadap 2 oknum pegawai dinkes Kota Bengkulu inisial R dan L ini tidak transparan, karena penyidik Polda Bengkulu juga tidak perna mengumumkan terkait perkembangan kasus OTT Dinkes kota Bengkulu  ini kepublik,  bahkan kasus ini makin lama setatusnya tidak Jelas,” Beber Melyon Sory

Selanjutnya ia medesak Agar penyidik polda Bengukulu mengungkap kasus OTT ini dengan profesional, sebab 2 orang PTT Dinkes ini di yakini hanya sebagai makelar atau perantara saja., Bahkan tidak mungkin berani melakukan pengumpulan uang sebagai pelicin untuk SK Penerimaan PTT tersebut, kalau tidak ada perintah dari atasan yang merupakan pejabat dinkes kota tersebut.

” Kita yakin 2 orang tenaga PTT Dinkes Kota Bengkulu yang  terjaring OTT saat di tangkap oleh Tim Saber pungli ini pasti ada perintah dari atasan atau dari pejabat Dinkes yang  berwenang menandatangani SK Pemerimaan PPT tersebut.” Tambahnya

Melyon Sory melanjutkan” Pihaknya dari Puskaki wajib mendesak Penyidik Polda Bengkulu Agar mengusut kasus OTT Dinkes Kota ini sampai tuntas, jangan sampai masyarakat menilai  Penindakan kasus di wilayah Hukum Polda Bengkulu ini cendrung mencedarai Instutusi akibat membungkam kasus OTT ini,” Tegas Melyon Sory

Sementara itu, ketika di komfirmasi kepada Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno menjelaskan, Perkembangan terbaru kasus OTT Dinkes Kota Bengkulu tersebut masih on progres atau proses pendalaman.

“Masih on progress mas,” Singkat Kombes Pol Sudarno melalu pesan whatsaap pribadinya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025
Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026
Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.
Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja
Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah
Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan
Tim PKK dan DWP Bengkulu Bergerak, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lima Lokasi
Kepemimpinan Gubernur Helmi Prioritaskan Jalan Mulus dan Pastikan Tak Ada Kabupaten yang Ditinggalkan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 24 Agu 2026 - 18:26 WIB