Rohidin Mersyah : Penyampaian LHP Semester 1 Tahun 2021 Penting untuk Evaluasi Kinerja

- Penulis

Rabu, 4 Agustus 2021 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Laporan Hasil Pengawasan BPKP Semester I Provinsi Bengkulu Tahun 2021

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Rabu (04/08) Disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, dalam situasi penanganan pandemi COVID-19 saat ini penting sekali hasil evaluasi disampaikan pihak yang berkompeten, seperti dari Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu.

Sehingga pemerintah daerah bisa mengetahui titik-titik mana yang harus diperbaiki. Termasuk didalamnya terkait dengan data bantuan perlindungan sosial yang masih perlu dilakukan validasi.

“Seperti terkait dengan klaim rumah sakit itu setingkat Provinsi Bengkulu yang hampir 40 persen di skip dan ini sama di M Yunus juga begitu. Jadi memang ini harus ada kepastian karena ini menyangkut cash flow pengelolaan rumah sakit,” jelas Gubernur Rohidin usai.

Penyerahan Laporan Hasil Pengawasan BPKP Semester I Provinsi Bengkulu Tahun 2021, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu.

Lanjut Gubernur Bengkulu ke-10 ini, dalam hasil pengawasan semester pertama tahun ini, ada beberapa indikator kinerja yang disampaikan, yaitu terkait maturitas APIP dan SPIP. Di mana itu akan menjadi potret bagaimana kinerja pemerintah daerah yang telah berjalan.

Baca Juga  Jusuf Kalla: Masjid Bukan Hanya Dimakmurkan, Tapi Juga Dapat Memakmurkan

“Prinsip itu menjadi bahan kita (Pemprov Bengkulu), tadi saya minta dinas teknis terkait dan Asisten III untuk menindaklanjuti dengan evaluasi ini,” pungkasnya.

Dikatakan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Iskandar Novianto, menyampaikan Laporan Hasil Pengawasan (LHP) diantaranya monitoring perbaikan data salur penerimaan bantuan sosial, evaluasi penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), evaluasi penyaluran bantuan sosial program sembako dan audit atas penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

“Memang untuk pengawasan di semester pertama itu lebih didominasi di dalam penanganan COVID-19, termasuk juga pemangkasan penerima BLT perlu diperbaiki, karena posisi terakhir perbaikan data berada pada 75 persen,” jelasnya.

Selain itu terkait klaim rumah sakit yang masih di skip dari 79 milyar se Provinsi Bengkulu, juga untuk segera ditindaklanjuti pemerintah daerah, tidak hanya Pemprov Bengkulu tapi juga pemda kabupaten kota. (BR) Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Teuku Zulkarnain Tegaskan Porprov Bengkulu Bukan Sekadar Seremonial, Kejati Siap Beri Dukungan
Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda
Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah
Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan
Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah
Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Teuku Zulkarnain Tegaskan Porprov Bengkulu Bukan Sekadar Seremonial, Kejati Siap Beri Dukungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data

Berita Terbaru