Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemprov, Pemkab dan Forkopimda ‘Keroyokan’

- Penulis

Selasa, 24 Januari 2023 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com-Penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim menjadi program prioritas pemerintah pada tahun 2023. Untuk mewujudkannya membutuhkan peran aktif dari berbagai pihak. Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi Presiden RI Joko Widodo pada Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda, di Sentul Bogor, Jawa Barat terkait dengan penekanan angka kemiskinan ekstrem dan stunting di daerah. 

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan, sesuai instruksi Presiden Jokowi bahwa penanganan kemiskinan dan stunting harus dilakukan secara ‘keroyokan’. Sehingga tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Menangani kemiskinan ekstrem dan stunting tidak mungkin bisa berdiri sendiri, maka harus dilakukan secara ‘keroyokan’ bersama – sama melibatkan peran kontribusi TNI/POLRI, Kejaksaan, Lanal, Binda dan unsur Forkopimda lainnya untuk turut bersinergi mengatasi permasalahan ini,” ujar Gubernur saat Rapat bersama Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten/kota di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa malam (24/01/2023). 

Lebih lanjut, pada pertemuan ini kita ingin mendapatkan penyampaian laporan atau gambaran dari kabupaten/kota guna menurunkan angka kemiskinan dan stunting. Menurut data BPS, pada kurun waktu September 2017 hingga September 2022 kemiskinan Bengkulu menurun, walaupun pada September 2020 sempat kembali meningkat menjadi 15,30 persen akibat pandemi COVID-19 dan pada September 2022 dapat kembali ditekan menjadi 14,34 persen. 

“Tahun 2023 ini, Bengkulu masuk dalam 10 Provinsi dengan penurunan persentase angka kemiskinan sebesar 0,28 persen. Di mana angka penduduk miskin ekstrem mengalami penurunan dari 74.840 (2021) menjadi 73.330 (2022),” terang Rohidin.

Baca Juga  Anggota Komisi II DPRD Kota Bengklu Dukung APH Usut Kasus Kematian 4 Orang di Karoke ATT

Sedangkan, tambah Rohidin, berdasar survey status gizi Indonesia (SSGI) data prevalensi stunting Provinsi Bengkulu sebesar 22,1 persen, dan untuk data stunting tertinggi berada di Kabupaten Rejang Lebong (26,0 persen) sedangkan terendah di Kabupaten Kaur (11,3 persen). Angka prevalensi stunting rata-rata nasional yaitu 24,4 persen. 

“Angka prevalensi stunting di Bengkulu sudah berada di bawah rata-rata nasional yaitu di angka 22,1 persen. Namun, beberapa Kabupaten seperti Rejang Lebong (26,0), Bengkulu Tengah (25,5), dan Seluma (24,7) angkanya masih cukup tinggi. Oleh sebab itu, kita harus saling sinergi menurunkan angka kemiskinan dan stunting tersebut,” jelasnya.

“Dan kemarin kementerian keuangan menyampaikan akan ada dana insentif daerah, bagi Provinsi yang berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan stunting. Namun, lebih penting daripada itu ketika angka kemiskinan dan stunting turun kesejahteraan masyarakat akan lebih baik dan harapan generasi muda Bengkulu akan terjamin,” pungkas Gubernur Rohidin.

Sementara itu, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengungkapkan antara kemiskinan dan stunting seperti dua sisi mata uang, jika angka kemiskinan tinggi tentu stunting juga akan ikut tinggi. Dan kota Bengkulu, sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan di angka 15 persen. 

“Beberapa langkah sudah dilakukan diantaranya menurunkan beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan dan meminimalisir wilayah kantong kemiskinan. Pemkot menggerakkan seluruh OPD, seperti Dinas Kesehatan dengan pelayanan kesehatan gratis, penyediaan Beasiswa, hingga program penyediaan air bersih untuk warga,” jelas Dedy. (BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Bengkulu Tinjau Kesiapan Lahan Pembangunan Polsek Kota Arga Makmur dan Gedung Satpas
Polsek Selupu Rejang Gelar Razia Sajam dan Senpi, Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
Tiga Orang Diamankan Terkait Dugaan Penimbunan dan Peredaran MinyakKita di Bengkulu Tengah
Kapolda Jabar Pimpin Langsung Pengamanan May Day di Bandung
Polisi Pantau Aktivitas Wisatawan di Pantai Panjang, Situasi Aman dan Kondusif
Wujud Kepedulian Sosial, Kapolda Bengkulu Bedah Rumah Warga dan Bantu Fasilitas Masjid
Desk Ketenagakerjaan Polri Tunjukkan Kinerja Nyata, Sejalan dengan Arahan Presiden pada May Day 2026
Kapolda Bengkulu Perintahkan Jajarannya Selidiki Penyebab Kematian Dua Gajah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:15 WIB

Kapolda Bengkulu Tinjau Kesiapan Lahan Pembangunan Polsek Kota Arga Makmur dan Gedung Satpas

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:11 WIB

Polsek Selupu Rejang Gelar Razia Sajam dan Senpi, Situasi Wilayah Aman dan Kondusif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:27 WIB

Tiga Orang Diamankan Terkait Dugaan Penimbunan dan Peredaran MinyakKita di Bengkulu Tengah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:28 WIB

Kapolda Jabar Pimpin Langsung Pengamanan May Day di Bandung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:20 WIB

Polisi Pantau Aktivitas Wisatawan di Pantai Panjang, Situasi Aman dan Kondusif

Berita Terbaru