Tokoh Pemuda Suku Kamoro Kecam Kekerasan KKB, Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Papua

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika, Beritarafflesia.com. – Tokoh pemuda Suku Kamoro Papua Tengah, Edison Manikiuta, menyatakan dukungan penuh terhadap penindakan dan penegakan hukum yang dilakukan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata yang mengganggu keamanan masyarakat di Papua.

Pernyataan tersebut disampaikan di Nawaripi, Kabupaten Mimika, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIT, sebagai respons atas situasi keamanan yang dipicu oleh aksi kelompok kejahatan bersenjata.

Dalam keterangannya, Edison mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kejahatan bersenjata yang dinilai telah menimbulkan korban serta mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan harapan masyarakat Papua yang menginginkan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.

Edison juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan secara tegas, profesional, dan berkeadilan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz.

Menurutnya, langkah tersebut sangat penting dalam melindungi masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

Selain itu, ia mengapresiasi kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis.

Baca Juga  Haidar Alwi: Operasi Ketupat 2026 Bukti Nyata Presisi Kapolri, 85,3% Pemudik Puas

Pendekatan tersebut dianggap mampu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan rasa aman di tengah situasi yang berkembang.

Lebih lanjut, Edison mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya di Mimika, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum tentu benar.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai fondasi utama dalam menciptakan kedamaian di tanah Papua.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga persatuan serta kesatuan demi terciptanya Papua yang aman dan damai,” ujarnya.

Dengan adanya dukungan dari tokoh pemuda dan masyarakat, diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan warga dapat terus terjalin dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di Papua tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yosia Yodan Dorong Anak Muda Bengkulu Bawa Produk Lokal Mendunia
Penasehat Hukum Apriansyah Soroti Dugaan Kesalahan Prosedural Rekayasa dalam Kasus Asusila
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian
Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:59 WIB

Yosia Yodan Dorong Anak Muda Bengkulu Bawa Produk Lokal Mendunia

Selasa, 15 September 2026 - 09:51 WIB

Penasehat Hukum Apriansyah Soroti Dugaan Kesalahan Prosedural Rekayasa dalam Kasus Asusila

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:46 WIB

Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:26 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB