Tradisi Adat Mbin Cupik Mai Bioa Kembali Digelar, Wujud Pelestarian Budaya Suku Rejang

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Rejang Lebong, Beritarafflesia.com.-  Tradisi adat Mbin Cupik Mai Bioa kembali dilaksanakan sebagai wujud pelestarian nilai-nilai budaya luhur Suku Rejang. Ritual sakral yang bermakna “awal mula bayi turun ke air” ini digelar pada Selasa (7/1/2026), bertempat di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, seorang bayi dimandikan di aliran Sungai Musi sebagai bagian dari ritual adat yang sarat makna filosofis. Tradisi ini diselenggarakan oleh Sanggar Benuang Sakti bersama Silat Rejang Pat Petulai, sebagai bentuk komitmen menjaga dan merawat warisan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat modern.

Ritual Mbin Cupik Mai Bioa kali ini diperuntukkan bagi Arvael Raksananda Nayaka, putra pertama dari pasangan Andreas Derangga Saputra dan Susmita Sari. Prosesi mandi di sungai dilakukan secara simbolis sebagai perkenalan awal sang bayi dengan alam semesta, sekaligus doa dan harapan agar kelak tumbuh sehat, kuat, berkarakter baik, serta tidak tercerabut dari akar budaya Rejang.

Ketua Umum Sanggar Benuang Sakti yang juga Ketua Umum Silat Rejang Pat Petulai, Aminudin, menyampaikan bahwa tradisi Mbin Cupik Mai Bioa memiliki nilai filosofis yang mendalam dan menjadi identitas masyarakat Rejang.

Tradisi ini mengajarkan manusia untuk hidup selaras dengan alam sejak dini. Air adalah sumber kehidupan, dan melalui ritual ini kita menitipkan doa agar anak tumbuh dengan kekuatan lahir dan batin serta tetap menjunjung tinggi adat istiadat Rejang,” ujar Aminudin.

Ia juga menekankan bahwa pelestarian adat dan budaya merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

Pelestarian budaya bukan hanya tugas sanggar atau tokoh adat, tetapi tanggung jawab bersama. Jika adat kita jaga, maka jati diri orang Rejang akan tetap kokoh di tengah perubahan zaman,” tambahnya.

 

Baca Juga  Pemkab Rejang Lebong Bersiap Sosialisasikan Rencana Aksi Pencegahan Korupsi 2024

Sementara itu, Andreas Derangga Saputra, ayah dari Arvael Raksananda Nayaka, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena dapat melaksanakan prosesi adat tersebut untuk putra pertamanya.

Kami bersyukur dan bangga dapat melaksanakan tradisi ini untuk anak kami. Ini adalah doa dan harapan agar Arvael kelak tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, serta mengenal dan mencintai budaya Rejang sejak dini,” tuturnya.

Pelaksanaan tradisi Mbin Cupik Mai Bioa ini mendapat perhatian masyarakat sekitar yang turut menyaksikan prosesi dengan penuh penghormatan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi contoh sekaligus pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Rejang sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. (Br) Wandra

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Pemdes IV Suku Menanti RL Salurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat
Maksimalkan Potensi Dana Umat, Pemkab dan Baznas Rejang Lebong Kebut Aturan Baru Pengelolaan ZIS
Cegah Perkawinan Anak dan Kekerasan Perempuan, Pemkab Rejang Lebong Rangkul Tokoh Adat hingga Hadirkan Layanan Terpadu di Puskesmas
Pemdes Warung Pojok Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Kegiatan 2026
Polsek Sindang Kelingi Laksanakan Pengawalan Pengendara Motor di Jalur Curup–Lubuklinggau
Tegas! Ketua Harian LSM GP2AM Amuasuriadi Kutuk Aksi Begal di Rejang Lebong: “Cederai Rasa Aman Masyarakat
Polres Rejang Lebong Amankan Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Darussalam Air Rambai
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemdes IV Suku Menanti RL Salurkan BLT Dana Desa kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:43 WIB

Maksimalkan Potensi Dana Umat, Pemkab dan Baznas Rejang Lebong Kebut Aturan Baru Pengelolaan ZIS

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:41 WIB

Cegah Perkawinan Anak dan Kekerasan Perempuan, Pemkab Rejang Lebong Rangkul Tokoh Adat hingga Hadirkan Layanan Terpadu di Puskesmas

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:47 WIB

Pemdes Warung Pojok Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Kegiatan 2026

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:46 WIB

Provinsi Bengkulu

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 24 Agu 2026 - 18:26 WIB