BPBD Kepahiang Susun Dokumen Kajian Risiko Bencana, Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Daerah

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/ Kepala BPBD Kabupaten Kepahiang

Kepahiang ,Beritarafflesia.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang saat ini tengah menyusun Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) sebagai langkah strategis dalam memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di wilayah Kabupaten Kepahiang. Penyusunan dokumen ini merupakan bagian penting dari kebijakan pembangunan daerah yang berwawasan pengurangan risiko bencana.

Kepala BPBD Kabupaten Kepahiang menyampaikan bahwa Kajian Risiko Bencana berfungsi sebagai dasar dalam penyusunan rencana penanggulangan bencana dan perencanaan pembangunan daerah. Melalui dokumen ini, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi tingkat ancaman, kerentanan, serta kapasitas masyarakat dan infrastruktur dalam menghadapi berbagai jenis bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, dan gempa bumi yang berpotensi terjadi di wilayah Kepahiang.

“Dengan adanya KRB, kita bisa mengetahui wilayah-wilayah mana yang berisiko tinggi terhadap bencana, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan lebih tepat sasaran,” ujar Kepala BPBD, rabu,(22/10/2025)

Ia menambahkan bahwa hasil kajian ini juga akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang berorientasi pada keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga  SMKN 4 Kepahiang Telah Buka Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2023/2024

Proses penyusunan dokumen ini dilakukan secara partisipatif, melibatkan berbagai pihak mulai dari instansi teknis, akademisi, lembaga nonpemerintah, hingga masyarakat setempat. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen yang komprehensif, akurat, dan aplikatif, sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Selain itu, BPBD juga menggandeng pihak universitas dan lembaga ahli kebencanaan untuk melakukan pemetaan risiko berbasis data dan teknologi. Hasil pemetaan ini nantinya akan membantu menentukan prioritas penanganan dan strategi pengurangan risiko di masing-masing kecamatan dan desa.

Melalui penyusunan KRB ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat sistem peringatan dini, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong penerapan prinsip “Build Back Better” dalam setiap proses pembangunan pascabencana.

“Penyusunan dokumen ini bukan hanya sebatas kewajiban administrasi, tetapi sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari dampak bencana,” tegas Kepala BPBD.

Diharapkan, setelah rampung, Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Kepahiang dapat menjadi panduan utama dalam perencanaan pembangunan daerah yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan menghadapi ancaman bencana di masa mendatang.'(Jon)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nomor Urut Calon Kepala Desa Air Selimang Kepahiang Ditetapkan
Pemdes Temdak Sukses Gelar Musyawarah Desa, Bahas RKPDes Tahun 2027
Pemdes Permu Salurkan BLT Dana Desa Tahap II kepada 22 Keluarga Penerima Manfaat
Pemdes Mekar Sari Gelar Musrenbangdes, Bahas RKPDes Tahun 2027
Pemdes Renah Kurung Kepahiang Gelar Musyawarah Khusus Bahas RKPDes
Pemdes Renah Kurung Gelar Musyawarah Desa Bahas Rembuk Stunting Tahun 2026
Pemdes Renah Kurung Kepahiang Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Pembangunan Desa 2026
SD Negeri 06 Desa Temdak Kepahiang Terima Bantuan Rehabilitasi Lima Ruang Kelas
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Nomor Urut Calon Kepala Desa Air Selimang Kepahiang Ditetapkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Pemdes Temdak Sukses Gelar Musyawarah Desa, Bahas RKPDes Tahun 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemdes Permu Salurkan BLT Dana Desa Tahap II kepada 22 Keluarga Penerima Manfaat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Pemdes Mekar Sari Gelar Musrenbangdes, Bahas RKPDes Tahun 2027

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Pemdes Renah Kurung Kepahiang Gelar Musyawarah Khusus Bahas RKPDes

Berita Terbaru