Jakarta, Beritaraffllesia.com. – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan studi ke Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas (UPSPLL) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi bersama rombongan.
Kedatangan rombongan DPRD Bengkulu disambut hangat oleh Kepala UPSPLL beserta jajaran.
Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak melakukan diskusi dan pertukaran wawasan terkait sistem manajemen lalu lintas modern yang diterapkan di Ibu Kota.
Beberapa hal yang menjadi pembahasan utama di antaranya ruang lingkup kegiatan dan strategi penanganan lalu lintas, sistem pengendalian persimpangan berbasis teknologi terkini, hingga pembangunan infrastruktur Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Selain berdiskusi, rombongan DPRD Provinsi Bengkulu juga berkesempatan meninjau langsung pusat kendali operasional UPSPLL di Network Operational Center (NOC). Di lokasi tersebut, para peserta melihat proses pemantauan arus lalu lintas secara real time melalui jaringan kamera dan perangkat elektronik canggih yang tersebar di berbagai titik di Jakarta.
Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, mengaku kagum dengan sistem pengendalian lalu lintas yang diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya.
“Kami melihat secara langsung kecanggihan alat-alat elektronik untuk memantau situasi di jalan raya. Semua sudut kota Jakarta dapat dipantau secara real time, termasuk menghitung jumlah kendaraan yang keluar masuk Jakarta,” ujar Sumardi.

Menurutnya, teknologi tersebut juga mampu mendeteksi berbagai potensi gangguan lalu lintas maupun kejadian lainnya di jalan raya secara cepat dan akurat.
“Durasi lampu merah, kuning, dan hijau juga bisa diprogram secara dinamis, tidak statis. Jadi ketika kondisi jalan padat waktunya bisa diperpanjang, sedangkan saat tidak padat bisa dipercepat. Dengan begitu titik kemacetan dapat dipetakan dengan baik,” tambahnya.
Ia menilai sistem tersebut sangat layak menjadi contoh bagi daerah lain, termasuk Provinsi Bengkulu, dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan lalu lintas berbasis teknologi.
Diharapkan melalui kunjungan studi ini dapat memperkuat sinergi antar daerah serta menjadi langkah bersama dalam mendorong peningkatan kualitas manajemen lalu lintas modern di berbagai wilayah Indonesia. (Br/adv)












