Usai Pemilu,Harga Cabai Merah Merangkak Naik 

- Penulis

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Usai pemilu, harga cabai merah merangkak naik. Bahkan cabai merah kriting di pasar tembus di harga Rp 100 ribu per kilogramnya. Menurut Asisten bidang Perekonomian dan Pemerintahan Kota Bengkulu Sehmi, kenaikan cabai ini memang terjadi faktor pemilu.

“Kenaikan harga cabai ini terjadi karena faktor pemilu, kan semua pada konsentrasi dengan pemilu termasuk para patani cabai. Tapi kenaikan harga cabai ini tidak akan berlangsung lama, mungkin satu dua hari ini akan turun kembali,” ujar Sehmi.

Menurut Sehmi, kenaikan harga ini dipicu berkurangnya pasokan cabai dari para petani dikarenakan petani tidak panen ketika pemilu.

“Mungkin karena waktu pencoblosan, para petani libur enggak panen, jadi pasokan barang berkurang,” kata Sehmi.

Namun Sehmi menghimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait kenaikan harga cabai, karena tidak lama lagi Pemkot Bengkulu bekerjasama dengan Bank Indonesia akan membuka toko pangan Ado Galo di pasar minggu. Di toko pangan Ado Galo itu, masyarakat dapat membeli 10 kebutuhan bahan pokok kualitas premium dengan harga murah.

“Sebelum Ramadhan Insya Allah toko pangan Ado Galo itu sudah selesai direnovasi dan sudah bisa dibuka. Toko pangan Ado Galo dibuka untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kota Bengkulu sekaligus sebagai salah satu upaya dari pemerintah dalam menekan inflasi di Kota Bengkulu,” jelas Sehmi.

Untuk diketahui, harga cabai merah kriting yang sebelumnya Rp 70.000 per kilogram, kini naik hingga Rp 100.000 per kilogram. Ini disampaikan salah satu pedagang di pasar minggu, Hanafi.

Baca Juga  Tindaklanjut SE Walikota, Wawali Gencarkan PPKM Mikro Di Area Ptensi Kerumunan

“Mulai naik sehabis pemilu, tiap hari harganya naik terus,” ujarnya.

Sedangkan untuk harga cabai rawit merah yang semula Rp 40.000 per kilogram, kata Hanafi, kini juga naik hingga Rp 70.000 per kilogram.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Jamilun. Menurut dia, lonjakan harga mulai terjadi usai pemilu.

“Cabai keriting merah sekarang Rp 100.000, normalnya Rp 60.000 per kilogram. Kenaikan harga mulai dari satu hari setelah coblosan,” kata Jamilun.

Jamilun tidak mengetahui penyebab kenaikan harga cabai tersebut. Namun yang pasti, pasokan dari petani kini berkurang.

“Saya tidak tahu persis, tapi katanya penyebabnya karena barang langka. Saya ambil dari luar provinsi, Pagar Alam,” ujar Jamilun.

Akibat kenaikan harga ini, kata Jamilun, jumlah pembeli berkurang. Selain itu, pembeli juga mengurangi jumlah belanjaannya masing-masing hanya hitungan ons saja.

Salah satu warga yang kebetulan sedang membeli cabai, Musniar (62) warga Kelurahan Sawah Lebar mengeluhkan tingginya harga cabai merah. Ia berharap toko pangan Ado Galo segera dibuka agar ia bisa membeli kebutuhan pangan termasuk cabai dengan harga murah.

“Memang beberapa hari ini cabai lagi mahal-mahalnya dek. Katanya pemkot dan BI mau buka toko pangan ado galo, nah itu kapan bukanya. Kalau bisa dipercepat sebelum bulan puasa. Saya mau nyetok soalnya untuk kebutuhan selama puasa,” tutur Musniar.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026
Sat Samapta Polresta Bengkulu Gelar Patroli Sepeda, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan 3C
Personel Pos Pelayanan Pantai Zakat Intensifkan Patroli dan Himbauan Kamtibmas kepada Pengunjung
Tingkatkan Kekompakan, Kemenag Kota Bengkulu Gelar Olahraga Bersama
Eduva Autism Therapy Centre Rayakan Ulang Tahun ke-3, Perkuat Komitmen Layani Anak Berkebutuhan Khusus
PDI Perjuangan Bengkulu Gelar Musancab PAC, Ir. H. Mian Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Plh Walikota Bengkulu Hadiri Reuni Akbar SMANDA Angkatan 1980–2025
Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:49 WIB

Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:54 WIB

Sat Samapta Polresta Bengkulu Gelar Patroli Sepeda, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan 3C

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:50 WIB

Personel Pos Pelayanan Pantai Zakat Intensifkan Patroli dan Himbauan Kamtibmas kepada Pengunjung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:11 WIB

Tingkatkan Kekompakan, Kemenag Kota Bengkulu Gelar Olahraga Bersama

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:07 WIB

Eduva Autism Therapy Centre Rayakan Ulang Tahun ke-3, Perkuat Komitmen Layani Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB