BPBD Lebong: Ancaman Bencana Tinggi, Ribuan Warga di 7 Desa di Lebong Bengkulu Tolak Direlokasi

- Penulis

Rabu, 24 April 2024 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Lebong: Ancaman Bencana Tinggi, Ribuan Warga di 7 Desa di Lebong Bengkulu Tolak Direlokasi.

BPBD Lebong: Ancaman Bencana Tinggi, Ribuan Warga di 7 Desa di Lebong Bengkulu Tolak Direlokasi.

Lebong, Beritarafflesia.com- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong, Bengkulu, Tantomi, mengatakan, warga di tujuh desa di Lebong harus direlokasi ke tempat aman karena tingginya ancaman bencana.

“Ada tujuh desa yang masuk zona merah rawan bencana dan harus direlokasi karena ancaman bencana longsor dan banjir. Jumlah jiwa warganya ribuan. Namun, sampai sejauh ini kami terus melakukan sosialisasi agar secara mandiri mereka pindah ke tempat aman,” kata Tantomi saat ditemui di lokasi banjir di Desa Talang Donok, Kabupaten Lebong, Selasa (23/4/2024).

Empat desa yang terancam longsor, yakni Desa Talang Ratu, Desa Sukasari, Desa Kota Donok, dan Kampung Landung.

Sedangkan tiga desa terancam banjir, yakni Desa Talang Donok, Nagai Amen, dan Lemeau.

Tolak relokasi Pemerintah sudah menyiapkan lahan untuk relokasi. Sementara biaya pembangunan rumah akan didanai oleh Kementerian PUPR.

Baca Juga  Usai Libur Idul Fitri  Pemkab Lebong Gelar Apel Gabungan dan Halal Bihalal

Namun, mayoritas masyarakat enggan untuk direlokasi. “Pemda sudah siapkan lahan relokasi, lalu dana pembangunan rumah bisa didanai kementerian, tapi masyarakat tidak mau relokasi.

Maka dari itu kami melakukan sosialisasi persuasif agar masyarakat bersedia pindah,” lanjutnya. Secara kebijakan, Pemda Lebong tidak akan lagi mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bila ada permintaan dari warga di tujuh desa tersebut.

Sebelumnya diberitakan, banjir bandang melanda Kabupaten Lebong, Selasa (16/4), dan mengakibatkan 32 desa terdampak dengan jumlah pengungsi 1.632 KK. Bencana ini juga membuat 79 rumah rusak berat, 385 unit rusak ringan, 1.100 meter talud rusak, 25 jembatan rusak, dan 400 hektar sawah mengalami gagal panen.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua MUI Lebong Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas,dan Apresiasi Kinerja Polri 
Relawan Helmi-Muslihan Periode Lalu Dikukuhkan Tetap Barisan HM
Kompak Ribuan Emak-emak di Lebong Deklarasi Dukung Helmi-Mian 
Terima Penghargaan Dari BPJS Kesehatan RI, Pemkab Lebong Komitmen Jamin Program Kesehatan
Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polisi Kembali Salurkan 250 Paket Bansos di Lebong
RSUD Lebong Raih Sertifikat Penghargaan Akreditasi Paripurna Bintang Lima
Wakil Bupati Lebong Hadiri Workshop Membangun Sinergisitas dan Strategi Penurunan Kemiskinan
Luar Biasa, Mendapatkan Predikat Terbaik SPBE, Bupati Lebong Kopli Ansori Diundang Ke Istana Negara RI
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 September 2025 - 15:30 WIB

Ketua MUI Lebong Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas,dan Apresiasi Kinerja Polri 

Jumat, 25 Oktober 2024 - 23:14 WIB

Relawan Helmi-Muslihan Periode Lalu Dikukuhkan Tetap Barisan HM

Rabu, 23 Oktober 2024 - 16:52 WIB

Kompak Ribuan Emak-emak di Lebong Deklarasi Dukung Helmi-Mian 

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 16:01 WIB

Terima Penghargaan Dari BPJS Kesehatan RI, Pemkab Lebong Komitmen Jamin Program Kesehatan

Sabtu, 29 Juni 2024 - 15:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polisi Kembali Salurkan 250 Paket Bansos di Lebong

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Kunjungi RSUD M. Yunus, Gubernur Helmi Hasan Beri Semangat Pada Pasien

Selasa, 21 Jul 2026 - 10:11 WIB