HET Beras SPHP Bulog di Provinsi Bengkulu Resmi Naik Jadi Rp13.100 per Kilogram

- Penulis

Senin, 20 Mei 2024 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HET Beras SPHP Bulog di Provinsi Bengkulu Resmi Naik Jadi Rp13.100 per Kilogram

Bengkulu,Beritarafflesia.com-Sejumlah merek beras premium di pasaran telah mengalami kenaikan beberapa waktu yang lalu. Kini, giliran beras SPHP atau beras Bulog kualitas medium yang mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga itu mengacu pada surat dari Badan Pangan Nasional Nomor 142/TS/02.02/K/4/2024 tentang Penugasan SPHP Beras tahun 2024.

Untuk di Provinsi Bengkulu berdasarkan surat nomor B-075/07010/LR.05/05/2024 perihal penyampaian harga baru af gudang, HET beras dan ketentuan program SPHP TA 2024.

Penjualan beras dalam program SPHP beras di tingkat konsumen maksimal sesuai HET dan af gudang. Untuk HET beras SPHP di Provinsi Bengkulu Rp13.100/Kg dan harga af gudang Rp11.300/Kg. Ini telah berlaku di Kota Bengkulu. Untuk kemasan 5 Kg dikalikan dengan HET tertinggi harga beras SPHP di Rp65.500. Harga ini masih terjangkau dibanding harga beras lainnya.

Berkenaan hal itu, Perum Bulog Bengkulu meminta tidak diperkenankan menjual diatas ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium Rp13.100/Kg (price tag wajib ada). Ini akan dilakukan pengawasan secara rutin.

Baca Juga  Disdik Tindaklanjuti Rekomendasi Pemkot, Sukseskan Program Pengendalian Sampah

Kemudian juga tidak diperkenankan menjual kembali ke pedagang pengecer lainnya (kecuali distributor dan atau kerjasama BUMN). Setelah itu, juga tidak diperkenankan mengganti karung/kemasan SPHP dengan karung/kemasan lainnya. Terakhir tidak diperkenankan melakukan pencampuran/mixing dengan jenis beras lainnya.

Adapun kenaikan ini dikarenakan faktor cuaca tak menentu juga menjadi salah pemicu kenaikan harga beras SPHP di pasaran, karena memicu produksi dan pasokan beras di tingkat petani jadi terganggu.

Seperti kita ketahui, Beras SPHP sendiri merupakan produk dari pemerintah yang disalurkan melalui Perum Bulog. Beras tersebut diserap dari petani di seluruh wilayah Indonesia untuk dikemas dan dipasarkan.

Sebagaimana penjelasan Bulog, beras SPHP ditujukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Saat terjadi lonjakan harga, maka beras SPHP akan berperan penting.(Br1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Tata Pasar Panorama, Pemkot Bengkulu Gratiskan Retribusi PKL Selama Tiga Bulan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:52 WIB

Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader

Berita Terbaru

Rejang Lebong

874 Santri RA Rejang Lebong Ikuti Manasik Haji di Curup

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:06 WIB