Update Terbaru  Longsor Desa Talang Ratu, Sore Ini Jalan Sudah bisa Dilalui Mobil

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Update Terbaru  Longsor Desa Talang Ratu, Sore Ini Jalan Sudah bisa Dilalui Mobil

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, longsor di jalan lintas Lebong – Rejang Lebong tepatnya di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong sudah bisa dilalui motor dan mobil pada Rabu (12/6/2024) sore.

“Sudah bisa dilalui cuman jalan itu tetap licin dan tanah kiri kanan masih menumpuk, jalan saat ini memakai sistem buka tutup. Kita sudah minta alat PUPR provinsi seperti excavator untuk memperbaiki tanah yang di atas tebing lokasi longsor yang hanya bisa dibersihkan excavator,” kata Herwan Antoni.

Akses jalan longsor yang terjadi di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang yang sudah bisa dilalui motor dan mobil saat ini tetap memakai sistem buka tutup jalan.

Hal ini dikarenakan kondisi material yang masih menumpuk dan belum sepenuhnya bisa dibersihkan membuat jalan di Desa Talang Ratu hanya satu jalur.

Selain itu Herwan juga menambahkan, kondisi jalan longsor di Desa Talang Ratu yang bisa dilalui saat ini merupakan bentuk percepatan penanganan longsor dari berbagai pihak baik Pemkab Lebong, Pemda Provinsi dan Forkopimda yang sudah bekerja sejak beberapa hari belakang.

Baca Juga  DPRD Provinsi Bentuk Pansus Raperda BMA dan Bantuan Hukum

Sehingga, kejadian yang terjadi pada Rabu (12/6/2024) pagi tadi terkait Jenazah warga Lebong yang ditandu karena kondisi jalan yang belum bisa dilewati Ambulance tidak terjadi kembali.

“Kalau yang meninggal tadi warga Lebong di Rumah Sakit Curup jadi dibawa ke Lebong, na kondisi jalan (Talang Ratu) becek dan licin tak bisa dilalui, jenazah estafet diantar pakai ambulance dari Curup. Kemudian jenazah sampai di lokasi tak bisa dilalui, na jenazah dipindahkan ditandu masyarakat melewati longsor agar disambut ambulance dari Lebong,” tambah Herwan Antoni.

Lanjut Herwan, BPBD Provinsi Bengkulu saat ini juga sudah menghubungi PUPR Provinsi Bengkulu untuk meminta penambahan alat excavator guna membantu pembersihan material longsor berupa tanah di sisi tebing.

“Alat ini sudah berangkat jam 12, cuman kan kalau sampai kè lokasi itu 6 sampai 8 jam,” tutupnya.(BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026
Safari Ramadan di Rawa Makmur, Helmi Hasan Kucurkan Rp. 50 Juta Untuk Masjid dan Rp.30 M Untuk Jalan Kalimantan
Gubenur Helmi Hasan Sampaikan Kabar Infrastruktur dan DBH saat Safari Ramadan di Kaur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:10 WIB

Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:22 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi

Berita Terbaru