Bengkulu Tengah, Beritarafflesia. Com – Pj. Bupati Bengkulu Tengah Dr. Heriyandi Roni, M.Si didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eka Nurmeini, S.E., M.Pd, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkulu Tengah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) Republik Indonesia melalui zoom di Ruang Rapat Bupati (RRB). Pada Senin (21/10/2024).

Rakor dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemendagri RI Komjen Pol. Drs. Tomsi., M.Si., yang diikuti oleh para Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota Se-Indonesia dan segenap undangan lainnya.
Deputi Bidang Distribusi Barang dan Jasa, Pudji Ismartini memaparkan data terkait tinjauan Inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama bulan Oktober Tahun 2024.
Berdasarkan data SP2KP pencatatanya tanggal (18/10/2024).
Secara nasional dengan jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan IPH di minggu ketiga Oktober 2024 lebih banyak dibandingkan yang mengalami penurunan IPH.
Sebanyak 164 Kabupaten/Kota mengalami penurunan IPH di mingu ketiga Oktober dan 179 Kabupaten/Kota mengalami kenaikan IPH.
Kabupten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat merupakan Kabupaten dengan kenaikan IPH tertinggi di wilayah pulau Sumatera dengan nilai kenaikan 1.92%.
Komoditas Penyumbang utama IPH berdasarakan wilayah Sumatera pada minggu Ketia Oktober, diantaranya daging ayam ras dan bawang merah.
Perkembangan kenaikan harga nasional bawang merah pada tanggal (18/10/2024) terjadi di 163 Kabupaten/Kota dan sebanyak 173 Kabupaten/Kota mengalami penurunan harga bawang merah.
Perkembangan harga nasional minyak goreng pada tanggal (18/10/2024) terjadi di 194 Kabupaten/Kota dan sebanyak 64 Kabupaten/Kota mengalami penurunan harga minyak goreng.
Perkembangan harga nasional daging ayam ras pada tanggal (18/10/2024) terjadi di 124 Kabupaten/Kota sebanyak 150 Kabupaten/Kota mengalami penurunan harga daging ayam ras.
(Aidilia)












