Kepemimpinan Kolaboratif Bupati dan Wakil Bupati Perkuat Fondasi Pembangunan Rejang Lebong

Rejang Lebong541 Dilihat

Rejang Lebong – Beritarafflesia.com | Kepemimpinan Bupati Rejang Lebong H. Muhammad Fikri Thobari, SE, M.Ap bersama Wakil Bupati Dr. H. Hendri Praja, S.STP, M.Si dinilai solid dan saling melengkapi dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

Sinergi yang terbangun secara harmonis antara keduanya menjadi kekuatan utama dalam memastikan kebijakan pembangunan berjalan selaras dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kabupaten Rejang Lebong.

Menjelang satu tahun masa kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar sarasehan bertajuk “Jelang 1 Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong” yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong, Jumat (23/1/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, Ketua TP PKK Rejang Lebong Ny. Intan Larasita Fikri, Ketua GOW Rejang Lebong dr. Melka Novera Sari Hendri, Sp.N, Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Rejang Lebong Iwan Sumantri, SE, MM, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan mahasiswa, serta pelajar.

Sarasehan ini menjadi wadah strategis untuk melakukan refleksi kinerja pemerintahan selama hampir satu tahun, sekaligus memperkuat komunikasi, transparansi, dan partisipasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga  Sanggar Benuang Sakti Bertahan Tanpa Uluran Tangan, Penjaga Budaya Asli Suku Rejang Menanti Keberpihakan Pemerintah

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, sambutan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, serta pemutaran tayangan visual capaian kinerja pemerintahan periode Februari–Desember 2025.

Kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif yang berlangsung secara terbuka dan konstruktif.

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri Praja menyampaikan bahwa pembenahan tata kelola pemerintahan menjadi salah satu prioritas utama. Melalui reformasi birokrasi yang berkelanjutan, Kabupaten Rejang Lebong berhasil meningkatkan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK dari zona merah hingga mencapai zona hijau pada akhir tahun 2025. Selain itu, sebanyak 69 status ASN yang sebelumnya terblokir telah diselesaikan sebagai bentuk komitmen terhadap kepastian administrasi dan penataan kepegawaian.

Pada sektor kesehatan, Kabupaten Rejang Lebong mencatat capaian signifikan dalam percepatan penurunan angka stunting dengan skor 79,27 dan meraih peringkat ketiga terbaik se-Provinsi Bengkulu. Rejang Lebong juga menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Bengkulu yang menerima Penghargaan Swasti Saba Padapa sebagai Kabupaten/Kota Sehat.

Baca Juga  Puskesmas Simpang Nangka Lakukan Kunjungan Rumah, Berikan Layanan Medis Berkelanjutan bagi Warga Peserta BPJS

Sementara di sektor infrastruktur, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan konektivitas wilayah melalui perbaikan sejumlah ruas jalan strategis, seperti Jalan Sukowati dan Jalan Sukaraja–Pasar Atas, serta pemulihan fungsi jembatan vital, di antaranya Jembatan Talang Benih–Dusun Sawah dan Jembatan Duku Ulu. Penataan sistem drainase di kawasan perkotaan Curup juga memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi genangan dan risiko banjir.

Di bidang pendidikan, Kabupaten Rejang Lebong mencatat prestasi strategis dengan terpilihnya daerah ini dalam program nasional SMA Unggul Garuda. Desa Mojorejo ditetapkan sebagai lokasi pembangunan sekolah unggulan bertaraf internasional, menjadikan Rejang Lebong sebagai salah satu dari empat daerah terpilih secara nasional. Selain itu, kebijakan sekolah gratis serta Program Orang Tua Asuh bagi anak yatim piatu dan penyandang disabilitas telah menjangkau 1.287 anak penerima manfaat.

Secara agregat, kinerja pembangunan daerah tercermin dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 74,53 menjadi 75,87, serta penurunan angka kemiskinan dari 14,65 persen menjadi 11,71 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang dijalankan secara bertahap dan terukur mulai memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Puskesmas Simpang Nangka Lakukan Kunjungan Rumah, Berikan Layanan Medis Berkelanjutan bagi Warga Peserta BPJS

Dalam sambutannya, Bupati Rejang Lebong H. Muhammad Fikri Thobari menegaskan bahwa satu tahun pertama kepemimpinan merupakan fase penting dalam membangun fondasi pembangunan jangka panjang daerah.

Seluruh capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga kolaborasi dengan DPRD, Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta masyarakat guna memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Bupati.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pemerintah daerah juga menyerahkan berbagai penghargaan tingkat nasional dan provinsi, antara lain di bidang kesehatan dan keterbukaan informasi publik.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen kolektif untuk terus mendorong kemajuan Kabupaten Rejang Lebong secara berkelanjutan. (Wawandra/Br)

Share