Pelabuhan Ketapang Ditutup Saat Nyepi, Arus Lalu Lintas Banyuwangi Terpantau Lancar dan Kondusif

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, Beritaraffllesia.com. – Aktivitas di kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang terpantau lengang tanpa adanya kegiatan penyeberangan pada Kamis pagi. Penutupan sementara ini dilakukan dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali.

Berdasarkan laporan Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi pada pukul 08.00 WIB, tidak terlihat adanya kendaraan maupun penumpang yang masuk ke area pelabuhan. Seluruh layanan penyeberangan dari Ketapang menuju Gilimanuk dihentikan sementara guna menghormati pelaksanaan Nyepi.

Situasi tersebut berdampak langsung pada arus lalu lintas di sekitar pelabuhan. Jalan nasional di depan kawasan Pelabuhan Ketapang, baik dari arah Banyuwangi menuju Surabaya maupun sebaliknya, terpantau lancar dan terkendali, tanpa kepadatan berarti.

Petugas kepolisian tetap disiagakan untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap aman serta mengantisipasi potensi peningkatan arus kendaraan setelah operasional penyeberangan kembali dibuka.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang melintas di jalur tersebut agar tetap berhati-hati dalam berkendara, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

Baca Juga  Dandim 1201: Meski Divaksin, Harus Tetap Patuhi Prokes

Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan menuju Bali, diharapkan dapat menyesuaikan jadwal keberangkatan dengan waktu operasional pelabuhan, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan saat layanan penyeberangan kembali dibuka.

 

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak memaksakan perjalanan dalam kondisi lelah dan memanfaatkan tempat istirahat yang tersedia demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Dalam rangka menjaga ketertiban dan menghormati perayaan Nyepi, masyarakat diimbau untuk tidak menyalakan atau menggunakan petasan, karena dapat mengganggu ketenangan serta berpotensi menimbulkan bahaya.

Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan hotline Polri di nomor 110 yang tersedia selama 24 jam. (Kys)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yosia Yodan Dorong Anak Muda Bengkulu Bawa Produk Lokal Mendunia
Penasehat Hukum Apriansyah Soroti Dugaan Kesalahan Prosedural Rekayasa dalam Kasus Asusila
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian
Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:59 WIB

Yosia Yodan Dorong Anak Muda Bengkulu Bawa Produk Lokal Mendunia

Selasa, 15 September 2026 - 09:51 WIB

Penasehat Hukum Apriansyah Soroti Dugaan Kesalahan Prosedural Rekayasa dalam Kasus Asusila

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:46 WIB

Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:26 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB