Foto/ Gubernur Helmi Hasan saat Buka Retret Akbar Merah Putih.
BENGKULU,Beritarafflesia.com, – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, secara resmi membuka Retret Akbar Merah Putih bagi siswa SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak, Senin (20/7/26).
Kegiatan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu tersebut menjadi penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter bagi peserta didik baru.
Sebanyak 10.689 siswa mengikuti kegiatan ini, baik secara langsung di Balai Raya Semarak maupun melalui siaran daring. Retret Akbar Merah Putih dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, etika, akhlak, serta memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda Bengkulu.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan tiga prinsip utama yang menurutnya menjadi fondasi kesuksesan sejak usia muda. Pertama, menghormati guru sebagai sumber ilmu pengetahuan agar ilmu yang diperoleh membawa keberkahan.
Kedua, senantiasa memohon doa dan restu kepada kedua orang tua. Ketiga, menjaga hubungan yang baik dengan Tuhan Yang Maha Esa melalui ibadah sesuai ajaran agama masing-masing.
“Yang pertama, hormati guru agar ilmu yang diberikan menjadi berkah. Yang kedua, jangan sampai kita tidak mendapatkan doa terbaik dari orang tua. Mintalah doa kepada mereka setiap hari. Dan yang ketiga, jangan memutus hubungan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bagi yang beragama Islam, teruslah menjaga salat,” ujar Helmi Hasan.
Selain memberikan arahan kepada peserta, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menghadirkan salah seorang pendiri Sono Group sebagai narasumber motivasi. Kehadiran pelaku usaha tersebut bertujuan membangun semangat kewirausahaan di kalangan pelajar serta mendorong mereka agar berani bermimpi, berinovasi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha.
Menurut Helmi Hasan, Retret Akbar Merah Putih akan dijadikan sebagai agenda rutin Pemerintah Provinsi Bengkulu. Program tersebut diharapkan mampu menyatukan semangat, membangun karakter, serta mempererat persaudaraan antarpelajar dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu.
Ia menilai, kegiatan yang mempertemukan seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB dalam satu forum dapat menjadi sarana memperkuat rasa persatuan sekaligus mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk tawuran yang masih terjadi di sejumlah daerah.
“Insyaallah kegiatan ini akan kita rutinkan. Seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB kita kumpulkan dalam satu kegiatan untuk menyamakan semangat dan cita-cita ke depan, sekaligus mencegah tawuran yang masih sering terjadi,” katanya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap peserta didik dari keluarga kurang mampu, pada akhir kegiatan Gubernur Helmi Hasan juga menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada sejumlah siswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.”(Pahri)












