Poltekkes Siap Bantu Pemkot Tuntaskan Permasalahan Sampah

- Penulis

Jumat, 29 Januari 2021 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com- Wakil walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menjelaskan tentang program penanggulangan sampah yang ada di Kota Bengkulu kepada Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu Eliana, SKM,. M.Kes dan jajaran, Kamis (28/1/2021).

Dijelaskannya bahwa berdasarkan Permendikbud nomor 3 tahun 2020, dalam pasal 15 ayat 1 dimaksudkan bahwa perguruan tinggi dapat mensinkronkan program persampahan dalam program studi dan diluar program studi.

Oleh karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu meminta kerjasama seluruh perguruan tinggi yang ada di Kota Bengkulu untuk mendukung program pemkot dalam pengendalian sampah, termasuk Poltekkes Kemenkes.

Dedy menjelaskan seperti yang sudah ia jelaskan sebelumnya kepada rektor di perguruan tinggi lainnya yakni UNIB, UMB, UNIVED, Unihaz dan IAIN.

Dedy datang ke Poltekkes bersama Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengawasan (Bapelitbang) Firman Romzi, Kepala Dinas Kesehatan Susilawaty, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan kawasan Permukiman (Perkim) I Made Ardana, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rusman serta Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu (TP2KB).

Baca Juga  Disnaker Bengkulu Pantau Pemberian THR Hari Idul Fitri 1444 H.2023 dan Buka Posko Pengaduan

Ia berdiskusi soal permasalahan sampah di Kota Bengkulu serta mengajak pihak Poltekes Kemenkes Bengkulu untuk bersinergi dan berperan aktif dalam mengatasi permasalahan sampah.

“Kita akan buat kerjasama dengan perguruan tinggi dengan tema Merdeka Belajar, Merdeka Sampah. Seluruh perguruan tinggi akan kami datangi. Intinya bagaimana kita mensinkronkan tematik yang dicanangkan Mendikbud saat ini,” ujar Dedy.

????????????????????????????????????????????????????????

Dedy menjelaskankan, dalam Permendikbud 3 tahun 2020 itu, maksud dari merdeka belajar merdeka sampah adalah mahasiswa diberi kesempatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat saat kuliah kerja nyata (kukerta).

“Karena dalam mengatasi persoalan sampah ini, yang tidak kalah penting adalah mengubah prilaku masyarakat dengan memberikan edukasi. Jadi mohon kepada pihak kampus setiap ada kukerja mohon disinkronkan dengan program persampahan,” kata Dedy.

Sebagai informasi, dalam diskusi ini ajakan pihak Pemkot Bengkulu di sambut baik dengan Direktur Poltekkes Kemenkes Kota Bengkulu.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Berita Terbaru