Wartawan Media Online Mukomuko saat menjalani suntik Vaksin tahap 2
Mukomuko,Beritarafflesia.com- setelah di suntik vaksin covid 19 tahap pertama pada tangga l 7 april kemaren, dan selama empat belas hari kemudian dilakukan Vaksin ke- 2 yang di laksanakan di aula dinas kesehatan hari ini (27/4/21)
Peserta vaksin covid 19 ini di dari kalangan ASN di lingkungan pemerintah kabupaten Muko-muko dan wartatawan dari sejumlah Media onlen, cetak serta Masyarakat.
Kepala kadis Kesehatan melalui Sekertaris Bustam menjelaskan, jumlah yang sudah di vaksin tahap pertama di dan kedua di Mukomuko kurang lebih 1907 orang, pesertanya dari kalangan polri TNI ASN dan wartawan dari berbagai Awak Media dan masyarakat,
“Yang sudah mengikuti vaksin, dari tahap pertama dan kedua sebanyak 1907 orang, pesertanya mulai dari TNI,Polri, dan Wartawan,serta masyarakat kabupaten Mukomuko. Kemudian kami berharap dengan adanya suntik virus corona ini muda-mudahan kasus terinfeksi covid 19 bisa kita atasi bersama,karena kekebalan tubuh kita sudah kuat. Intinya virus corona itu bisa menyerang kita apabila imun tubuh kita lemah” Sekertaris Kesehatan mukomuko Bustam
Untuk di ketahui setidaknya dosis vaksinasi ini telah diberikan kepada 1907 orang, hal ini juga telah di rasakan oleh salah satu wartawan media onlen atas nama Sutrimo mengaku, setelah di Vaksin pertama berat badannya mengalami penurunan, dari berat badan sebelumnya 95 kilo,turun menjadi 90 kilo dalam jarak waktu 14 hari hingga vaksinasi yang kedua” Sampai Trimo
Sebagai profesi wartawan,yang setiap hari harus berintraksi dengan orang banyak, Trimo juga mengajak masyarakat dan rekan-rekan sejawat media online,cetak,dan elektronik yang belum di vaksin supaya memberikan contoh ikut vaksin covid 19 karena kita sebagai impormasi publik ke masyarakat maka kita harus mengikuti program yang di anjurkan oleh pemerintah pusat.
“ Kita setiap harikan berintraksi dengan orang banyak, jadi kita mengajak masyarakat dan rekan-rekan satu profesi,untuk mengikuti suntik vaksin, agar penyebaran virus corona di kabupaten muko-muko ini bisa hilang,karena imun tubuh kita sudah kuat dan kebal dari penyakit yang menular” Ungkap Trimo
Tak hanya itu sambung Trimo” Pemerintahan Desa maupun Masyarakat supaya tidak takut di Vaksin covid 19 demi untuk mewujudkan program pemerintah pusat, agar kekebalan tubuh kita bebas dari virus tersebut, dan mari kita sukseskan program vaksin nasi selanjutnya untuk memutus mata rantai covid 19 dengan cara Jaga jarah ,pake masker, cuci tangan,dan hindari dari kerumunan” Tutupnya, (Byg)












