Pelabuhan Linau Kaur, Jangan Hanya Dijadikan Tempat Wisata

- Penulis

Rabu, 26 Mei 2021 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu H. Yurman Hamedi,

 

BENGKULU,Beritarafflesia.com – Pemerintah    Daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Bengkulu harus memfokuskan pelabuhan Linau di Kabupaten Kaur agar lebih Efisien. Hal itu dikatakan Anggota Komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu H. Yurman Hamedi, pada Selasa (25/5/2021).

“Harus sesuai peruntukannya, artinya potensi Pelabuhan Linau itu saat ini itu harus kita lihat potensinya apa sih?. Nah kalau memang untuk Pelabuhan barang, ya atau Pelabuhan misalnya pelabuhan. Namun untuk pelabuhan penumpang kan mungkin itu terlalu jauh, tapi kalau pelabuhan barang, nanti barang yang akan kita kemas disana, pengapalan dan transportasi barangnya apa disitu,” kata Yurman.

Politisi Perindo itu mengatakan, mak Pelabuhan Linau ini ke depan harus dibuat konsep baru. Karena investasi pemerintah baik itu pusat maupun daerah sudah besar untuk pengembangan pelabuhan itu.

“Jangan sampai pelabuhan ini hanya dijadikan tempat pariwisat saja. Padahal investasi sudah milyaran dilakukan untuk pelabuhan itu,” tegasnya.

la menjelaskan, jika pemerintah memfokuskan pelabuhan tersebut, dapat dimanfaatkan untuk memproses arus impor. Sehingga tingkat penggunaannya bakal tinggi.

Baca Juga  DLHK Provinsi Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Kelurahan Cempaka Permai

Disisi lain, dirinya juga menyesalkan potensi Pulau Tikus ini yang tidak dikelolah dengan baik untuk tempat transitmen.Seharusnya, pihak Pemerintah Provinsi mengambil langkah-langkah kongkrit.

“Kira-kira ini mau dikemanakan apakah ini nanti diurus perizinannya sesuai dengan peruntukannya, ataupulau tikus dijadikan sebuah pelabuhan transitmen. Karena kalau ini nanti dijadikan pelabuhan untuk transitmen, kita ketahui mereka yang melakukan transitmen di situ, bukan artinya mau merusak,” ungkapnya.

Karena, sambungnya melakukan transitmen disana dinilai lebih aman, lantaran dihalang oleh pulau, jadi tenang. Maka, jangan negatif thinking dulu.

“Karena dulu banyak teman-teman berpikir negatif bahwa transitmen itu merusak terumbu karang. Nah, Logikanya karang itu kan tumbuh itu tidak di laut yang dalam sedangkan transitmen itu dilakukan tidak di laut yang dangkal. Maka harus dipahami karena ini kedepan Potensi untuk pemasukan daerah ini,” tutupnya. (Yto)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Dapatkan Bantuan APBN, Kepala SDN 78 Negeri Bengkulu Selatan Komitmen Tingkatkan Mutu Belajar Siswa
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru