Jumlah Anak Tempuh Pendidikan di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Terus Meningkat

- Penulis

Sabtu, 19 Juni 2021 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rohidin bersama pengelola dan  santriwati  Ponpes ITT Rabbani

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Sabtu (19/6) Dikatakan Gubernur Rohidin Mersyah, Sekolah Islam Terpadu seperti halnya Ponpes IT Rabbani Bengkulu di tengah masyarakat jelas sangat dirasakan kehadirannya dalam mencetak generasi muda islami, hafal al-Qur’an, berbudi pekerti luhur, tangguh dan siap menyongsong masa depan gemilang.

Hal itu diungkapkan Gubernur Bengkulu ke-10 ini usai memberikan sambutan pada Haflah Wisuda Angkatan I sekaligus meresmikan Gedung Belajar Pondok Pesantren (Ponpes) Internasional Islam Terpadu (IIT) Rabbani Putri di Kel. Bentiring Kec. Muara Bangkahulu Kota Bengkulu.

“Ini bisa menjadi rujukan sebagai lembaga pendidikan yang baik, berkualitas kemudian mengedepankan akhlak, moral dan pemahaman agama, ini menjadi sangat penting,” jelas Gubernur Rohidin.

Terlebih sejak beberapa tahun terakhir, minat masyarakat menyekolahkan anaknya ke sekolah IT dan Ponpes, semakin meningkat, karena muncul kesadaran sangat diperlukannya pendidikan agama di tengah pesatnya kemajuan zaman dan teknologi.

Baca Juga  Diskominfo Kota  Rapat Harmonisasi Bahas Rancangan Peraturan Walikota Bengkulu

“Sehingga peran pendidikan yang dibangun pihak swasta seperti ini terasa betul kehadirannya buat masyarakat. Dan ini sebuah perubahan yang sangat baik, timbul kesadaran masyarakat kita bahwa menuntut ilmu agama dengan tidak meninggalkan pengetahuan umum dan kepentingan duniawi, ini yang harus kita bangun,” ujar Gubernur Bengkulu lulusan terbaik UGM itu.

Dijelaskan Pimpinan Ma’had Rabbani KH. Muhammad Syamlan, pada prinsipnya pihaknya siap membantu pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan Islam terpadu bagi generasi penerus bangsa.

“Hari ini ada 103 Santriwati yang diwisuda. Jadi dukungan pemerintah daerah juga sangat baik sekali. Kami pihak swasta juga ingin berkontribusi untuk bangsa dan negara ini. Dan memang kalau pondok pesantren itu telah ada sebelum NKRI lahir,” ungkap Wakil Gubernur Bengkulu periode 2005-2010 ini.(BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026
Bangun Ekosistem Pembinaan Islami, UPT SAIK UINFAS Bengkulu Jalin PKS dengan UIN Raden Fatah
Sat Samapta Polresta Bengkulu Gelar Patroli Sepeda, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan 3C
Personel Pos Pelayanan Pantai Zakat Intensifkan Patroli dan Himbauan Kamtibmas kepada Pengunjung
Tingkatkan Kekompakan, Kemenag Kota Bengkulu Gelar Olahraga Bersama
Eduva Autism Therapy Centre Rayakan Ulang Tahun ke-3, Perkuat Komitmen Layani Anak Berkebutuhan Khusus
PDI Perjuangan Bengkulu Gelar Musancab PAC, Ir. H. Mian Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Plh Walikota Bengkulu Hadiri Reuni Akbar SMANDA Angkatan 1980–2025
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:49 WIB

Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:12 WIB

Bangun Ekosistem Pembinaan Islami, UPT SAIK UINFAS Bengkulu Jalin PKS dengan UIN Raden Fatah

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:54 WIB

Sat Samapta Polresta Bengkulu Gelar Patroli Sepeda, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan 3C

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:50 WIB

Personel Pos Pelayanan Pantai Zakat Intensifkan Patroli dan Himbauan Kamtibmas kepada Pengunjung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:11 WIB

Tingkatkan Kekompakan, Kemenag Kota Bengkulu Gelar Olahraga Bersama

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB