Pemda BS Minta Hibah Murni Lapangan Terbang Padang Panjang

- Penulis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Pemda Bengkulu Selatan, Yunizar,SH

Manna, (Beritarafflesia.com) – Rabu(18/08) Sesuai dengan hasil kerja Tim Mabes TNI AU ke Bengkulu Selatan beberapa hari yang lalu,  TNI percaya dengan peta yang dibuat oleh pihak BPN untuk luasan Lapter II ini. Sesuai dengan batas waktunya proses pinjam pakai akan berakhir, Pemda Bengkulu Selatan minta hibah murni Lapter II kepada TNI AU.

Asisten I Pemda Bengkulu Selatan, Yunizar,SH mengatakan, berdasarkan ukuran yang sudah dibuat oleh pihak BPN, TNI AU sudah mempunyai lima kaplingan untuk digunakan TNI AU. “Sisanya sekitar 315 hektar yang akan diserahkan ke Pemda Bengkulu Selatan. Tetapi, itu belum pasti kapan bisa diberikan hibahnya. Sedangkan masa waktu pinjam pakai berakhir pada tahun 2021. Maka kita akan melakukan tahapan. Seperti menggunakan tim gabungan Agraria, dimana nantinya kita akan mengusulkan ke Agraria Kabupaten sampai ke Provinsi dan Provinsi akan mengusulkan ke tingkat nasional,” ungkap Yunizar di ruangannya.

Sembari menunggu proses pengajuan itu, pihaknya tetap akan membuat perpanjangan pinjam pakai untuk tahun 2022. Berarti proses pinjam pakai akan tetap dilanjutkan sampai titik akhir pada MoU belelum selesai, tetapi pihaknya berharap sebelum perpanjangan MoU pinjam pakai sudah ada niat baik Pemerintah Pusat melalui TNI untuk menyerahkan hibah murni tersebut. Dimana jatuh tempo MoU untuk pinjam pakai akan berakhir pada bulan Oktober. Kalau nantinya hibah pinjam pakai belum terjadi perpanjangan, hibah yang dibuat untuk tahun 2022 ini sebagai dasar pihaknya bisa kembali menggunakan lahan tersebut.

Baca Juga  Pemdes dan BPD Desa TUNGKAL Dua BS Sukses Menetapkan Daftar Penerima BLT Tahun 2021

“Nantinya kalau kita sudah mendapatkan hibah murni, maka akan kita bicarakan kembali persoalan peruntukannya. Dimana lahan Lapter II ini sudah didirikan bangunan perkantoran dan perumahan masyarakat. Hal ini belum membuat regulasinya apakah nantinya tanah itu diserahkan sebagi aset daerah ataupun ke masyarakat, yang penting kita selesaikan dulu persoalan itu, karena persolan dengan masyarakat itu bisa diatur kemudian hari. Yang penting ada hibah murni dahulu,” pungkas Yunizar.(BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Nanjungan Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
WVI Akhiri Program di Bengkulu Selatan, Pemkab Siap Lanjutkan Hasil Pembangunan yang Telah Dicapai
Bupati Rifai Sambut Pangdam XXI/Radin Inten, Bahas Dukungan Pembangunan Daerah
Bupati Bengkulu Selatan Tinjau Perkebunan Sawit Replanting di Talang Randai, Dorong Harga TBS dan Perluasan Program
Bupati Bengkulu Selatan Salurkan Bantuan MEMBARA untuk Korban Kebakaran di Dua Desa
Sekda Bengkulu Selatan Hadiri Penyaluran Bantuan ATENSI Tahap II Tahun 2026 di Pasar Manna
Bupati Bengkulu Selatan Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Akurasi Data dan Profesionalitas Petugas
Bupati Rifai Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Dua Desa, Pemkab Bengkulu Selatan Hadir di Tengah Warga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:25 WIB

Desa Nanjungan Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:01 WIB

WVI Akhiri Program di Bengkulu Selatan, Pemkab Siap Lanjutkan Hasil Pembangunan yang Telah Dicapai

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:47 WIB

Bupati Rifai Sambut Pangdam XXI/Radin Inten, Bahas Dukungan Pembangunan Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bupati Bengkulu Selatan Tinjau Perkebunan Sawit Replanting di Talang Randai, Dorong Harga TBS dan Perluasan Program

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:14 WIB

Bupati Bengkulu Selatan Salurkan Bantuan MEMBARA untuk Korban Kebakaran di Dua Desa

Berita Terbaru