Ket poto: Kades Lalang Luas Bahrun baju biru topi hitam memakai masker biru terjun langsung memimpin kegiatan gotong royong bersihkan sampah pasca banjir
Mukomuko–Beritaraflesia.com– Kepala desa (Kades) Lalang Luas Kecamatan V Koto kabupaten Mukomuko (Bahrun) memimpin langsung kegiatan gotong-royong pembersihan Material sampah pasca banjir., Akibat saluran drainase meluap , sehingga membanjiri jalan raya bahkan sampai ke halaman rumah warga (17/9/2021)
Hal ini di sampaikan kepala desa Lalang Luas Bahrun menyatakan, Pihaknya bersama masyarakat melakukan gotong – royong guna membersihkan saluran Drainase yang tersumbat.
Ket Poto: Tampak sampah yang menggunung yang telah di keluarkan warga dari gorong gorong dan siring
“ Sebelumnya saya sudah mengkonfirmasikan kepada seluruh warga tadi malam bahwa, besok akan mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan siring yang tersumbat, akibat saluran drainase tersumbat tersebut apabila hari hujan deras dapat menyebabkan banjir” Kata Bahrun kepada wartawan media ini
Tak hanya itu, menurutnya, kejadian banjir tersebut karena air dari siring naik sampai ke jalan raya, sehingga langsung masuk ke halaman rumah warga yang berpotensi bisa masuk ke dalam rumah warga
Ket Poto: Ada tiga titik sumbatan yang menyebabkan air ter sumbat, salah satunya adalah gorong – gorong ini dan ada kayu besar yang tersangkut di dalam gorong gorong
“Kami bersama warga dan perangkat desa dan BPD bergotong royong membersihkan sampah yang menumpuk di saluran air, selain itu pasir dan tanah yang ikut terbawa air hujan menambah sumbatan di saluran”, ungkapnya.
Bahrun menambahkan, Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada warga agar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu upaya mengantisipasi untuk pencegahan banjir.
Ket poto: Dua mobil pickup mengangkut sampah akibat banjir penuh dengan material sampah
“Kita bisa lihat material sampah yang baru kami keluarkan yakni, gelas plastik botol plastik , kantong plastic botol kaca bahkan ada kayu besar yang nyangkut di dalam gorong – gorong. Akibat kayu itu lah kami kesulitan mengeluarkan sampah. Apabila tidak segera di bersihkan, banjir akan terus terjadi.” Jadi, saya berharap kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan masing – masing warga”, tegasnya.
Lebih lanjut di sampaikan Bahrun, selain memberikan edukasi kepada masyarakat, dalam jangka pendek dirinya bersama warga akan secara rutin dan berkala memeriksa saluran air pada siring supaya banjit tidak terulang kembali
“ Saya sudah menyusun jadwal untuk memeriksa saluran air apakah air di saluran tersumbat atau tidak. Mudah – mudahan dengan pemeriksaan yang terjadwal bisa mengantisipasi meluapnya air dari siring yang berpotensi menyebabkan banjir”, Ungkapnya.(Buyung) Adv












