Gubernur Rohidin : Alhamdulilah, Persoalan lapter II di Bengkulu Selatan Akan Ada Solusi

- Penulis

Kamis, 3 Juni 2021 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rohidin Mersyah

Gubernur Rohidin Mersyah

Bengkulu, Beritarafflesia.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya mendukung terselesaikannya permasalahan lahan Eks Lapangan Terbang (Lapter) II Padang Panjang Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.

Hal ini disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai memimpin rapat bersama Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Udara Marsda TNI Djamaluddin, Bupati Bengkulu Selatan serta jajaran Instasi terkait, perihal penggunaan dan pemanfaatan Lapter Padang Panjang ini, Kamis (3/6/2021).

Rapat bersama Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Udara Marsda TNI Djamaluddin, Bupati Bengkulu Selatan serta jajaran Instasi terkait

“Alhamdulilah, persoalan lapter II di Bengkulu Selatan mudah – mudahan akan ada solusi karena langsung dengan bapak Presiden melalui program reforma agraria dan sudah langsung kunjungan dari Aslog Mabes TNI Angkatan Udara,” terang Gubernur Rohidin.

Dalam rapat ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta agar lahan eks Lapangan Terbang II dapat di hibahkan dan dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat, di mana pada lahan tersebut telah berdiri perkantoran serta desa yang telah secara definitif resmi berdiri. Sehingga tidak dimungkinkan lagi untuk dipindahkan.

Baca Juga  Antisipasi Pohon Tumbang Terulang, Pemprov Bengkulu Lakukan Pemangkasan Sejumlah Pohon di Pantai Panjang
Serah terima cinderamata

“Tadi sudah kita minta bagaimana lahan yang sudah dibangun di atasnya itu jajaran perintah Bengkulu Selatan, kemudian Desa Pagar Dewa betul – betul bisa dilepas kepada pemerintah Bengkulu Selatan untuk pemanfaatan yang lebih produktif,” papar Gubernur.

Adapun usulan jangka panjang dari TNI AU untuk permasalahan Lapangan Terbang II yakni melalui pemindah tanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, di mana TNI AU membutuhkan lahan seluas 40 Ha di sekitar Bandara Fatmawati. Di samping juga pembangunan radar guna menjaga keamanan dari ancaman udara di wilayah Provinsi Bengkulu dan wilayah NKRI.

Serah terima cinderamata

“Kita sangat mendukung kepentingan TNI Angkatan Udara untuk melaksanakan fungsi secara maksimal di wilayah Bengkulu terkait dengan pembangunan radar untuk pengamanan wilayah termasuk untuk pengembangan Bandara Fatmawati yang terkoneksi dengan kebutuhan TNI AU yang menjadi kebutuhan masyarakat Bengkulu,” jelas Gubernur Rohidin. (Rian/Adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47 WIB

Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Berita Terbaru