Walikota Helmi : Kuncinya Makan-makan dan Jalan-jalan
Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com – Walikota Bengkulu Helmi Hasan diundang oleh Wakil Walikota Surabaya Cak Ji dalam acara podcast, Selasa malam (16/11/2021) yang juga disiarkan secara live di akun instagram helmihasanofficial.
Banyak hal yang dibahas dan menjadi obrolan hangat antara kedua pemimpin itu. Salah satunya soal pengalaman Helmi saat 4 bulan berada di negara Kamboja yang ditanyakan oleh Cak Ji.
Helmi mengatakan, banyak pelajaran dan pengalaman yang ia ambil dari negara Kamboja tersebut. Meskipun wilayahnya lebih kecil dari dataran di Indonesia, namun nilai mata uangnya lebih besar dari nilai rupiah, masyarakatnya rukun, damai dan sejahtera.
“Ternyata di Kamboja itu punya trik untuk menyatukan masyarakatnya yakni kuncinya ajak makan-makan dan jalan-jalan,” cerita Helmi yang membuat Cak Ji tersenyum sembari tepuk tangan.
Helmi mengatakan, rumah tangga akan terjaga keharmonisannya dan tidak akan ada kata cerai bila suami istri sering makan-makan bersama dan jalan-jalan.
“Singa ganas dari hutan pun, kalau masuk kota kemudian dikasih makan dan diajak jalan-jalan lama-lama akan menjadi jinak. Lumba-lumba juga demikian, menjadi sangat jinak karena disuapin makan dan diajak keliling-keliing kolam,” sambung Helmi.
Begitu pula yang dilakukan di Kota Bengkulu. Ada program makan akbar dan Jumat berkah setiap selesai salat Jumat di masjid At Taqwa. Dimana masyarakat dihidangkan dengan makanan terenak di dunia di atas nampan dan makan sama-sama dengan pejabat termasuk walikota, wawali, sekda.
“Jadi salah satu kunci untuk menyatukan masyarakat, ajak makan-makan dan jalan-jalan,” kata Helmi lagi.
Selain itu banyak hal lain yang dibahas, termasuk soal kantor walikota yang rela dijadikan rumah sakit Harapan dan Doa, balai kota yang direlakan jadi mal pelayanan publik, dan lainnya.
“Kota Bengkulu adalah Kota Merah Putih, di sana lahirnya Ibu Fatmawati istri Presiden pertama RI yang menjahit bendera merah putih. Di sana tempat Bung Karno pernah diasingkan, masa tidak ada rumah sakit. Maka kantor walikota kita jadikan rumah sakit,” cerita Helmi.
Helmi juga menyampaikan program-program yang ada di Kota Bengkulu seperti HD bersalin, memerdekakan ijazah siswa yang tertahan/ditahan pihak sekolah, gerakan peduli yatim, gerakan peduli siswa, HD OTO, HD samawa, KTP antar alamat dan lainnya.(BR1)












