Polemik Parkir Zona Enam Rawan Konflik, Aktivis Minta APH Turun Tangan

- Penulis

Jumat, 11 Februari 2022 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gemawasbi Provinsi Bengkulu, Jevi Sartika

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Polemik kenaikan setoran parkir yang angkanya tak rasional, kian hari kian meruncing. Polarisasi perlawanan juru parkir semakin menguat demi mempertahankan ‘cupak tanak’ mereka. Rasanya agak sulit menerima kenyataan ada kebijakan yang meresahkan masyarakat kelas bawah di tengah jargon Bengkulu, Kota Bahagia dan Religius. Beberapa kelompok tukang parkir intens mengadakan pertemuan-pertemuan, meminta bantuan pada media, aktivis, LBH dan dengan jemari gemetar mencoba mengirim pesan pada wali kota dan wakil walikota, namun usaha itu belum cukup untuk menyingkirkan awam hitam arogansi pihak ketiga yang telah memborong titik parkir di zona enam dengan segepok uang berjumlah milliaran rupiah.

Ketua LSM Gemawasbi, Jevie Sartika mengaku sangat kuatir dengan kondisi ini. “Kenaikan setoran hingga mencapai 400 persen itu sudah di luar akal sehat manusia pada umumnya, kasihan sama tukang parkir, ini sudah meresahkan”  Ungkap Aktivis Wanita yang dikenal kritis ini. Jum’at (11/02/2022)

Ia juga memberikan beberapa catatan serius terkait polemik ini. “Yang pertama kami tidak melihat ada transparansi dalam proses peralihan penguasa zona enam dari Pemkot ke Pihak Perusahaan. Kami juga tidak tahu perusahaan ini datang dari mana, tiba-tiba menjadi pemenang, ini ada apa musti dibuka ke publik, bila alasanya tak ada yang berminat, pertanyaan kami, apakah lelang tersebut telah dipublis sesuai mekanisme lelang yang sebenar-benarnya” Ujar Jevie.

Jevie Menambahkan apa dasar pihak ketiga untuk menaikan setoran sampai ratusan persen padahal statmen kepala badan pendapatan daerah kota Bengkulu, tidak ada ketentuan untuk menaikan setoran.

“Zaman covid ini zaman susah, kasihan masyarakat, saya memint tolong kepada pemegang zona enam yang baru kalau mau menaikaan setoran pakailah hati nurani, jangan hanya mementingkan diri sendiri dan golongan.” lirih jevie.

Baca Juga  Pemkot Imbau Masyarakat Manfaatkan Peran LPM

Jevie berharap Pemkot sebaiknya mencantumkan aturan yang jelas tentang batas maksimal kenaikan parkir agar pihak ketiga tidak semenah-menah menaikan parkir. Karena ini bisa jadi modus untuk merampas titik parkir, yang telah dirintis oleh jukir dengan cara pengelolah menaikan tarif diatas kewajaran, bila jukir menolak maka parkirannya diambil dan diganti dengan orang lain.

Selain itu Jevie menyebut statmen Kepala Badan Pendapatan Daerah yang mengatakan tidak ada aturan khusus silahkan dinaikan sesuai kesepakatan adalah statmen yang kacau dan terkesan ingin lepas tangan terhadap kebijakanya yang telah menuai polemik

“Aduh itu pernyataan paling kacau, pemerintah itu tidak boleh lepas tangan menyerahkan leher rakyat ditangan pengusaha, suruh baca lagi itu pak kadis draft SPTnya, disitu jelas pemerintah tugasnya melakukan pembinaan dan pengawasan. Bila pihak ketiga dinilai telah meresahkan masyarakat, Pihak ketiga bisa dicabut hak pengelolaannya. Kita ini negara Pancasila, sistem ekonominya juga berdasarkan Pancasila, dimana negara/pemerintah wajib hadir melindungi hajat hidup masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan ekonomis, bukan negara berpaham ekonomi liberal yang membiarkan rakyat kecil berhadap-hadapan dengan para raksasa pemodal.” Pungkas Jevi berapi-api.

Jevie juga meminta aparat penegak hukum baik itu jaksa dan kepolisian untuk turun tangan memantau polemik pengolahan zona enam oleh pemilik modal.

“Karena ini urusan perut rakyat kecil, maka sebaiknya APH turun tangan, kami kuatir bila masalah ini berlarut-larut, akan mengangu ketertiban dan keamanan masyarakat, kita tahulah saudara-saudara kita diterminal itu bagaimana, mereka cuma ingin memenuhui kebutuhan makan bukan ingin beli mobil atau maju Pilkada,” Tutup Jevie sambil berseloro. (BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan
Apriansyah Laporkan Dugaan Kriminalisasi dan Penyalahgunaan Wewenang Penyidik PPA Polda Bengkulu Ke Mabes Polri
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan
SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan
SMA Negeri 1 Kota Bengkulu Meriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan Beragam Perlombaan
Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta
Jual Seragam Rp800 Ribu di SDN 66 Kota Bengkulu Disorot Orang Tua Siswa Desak Wali Kota Tegas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Apriansyah Laporkan Dugaan Kriminalisasi dan Penyalahgunaan Wewenang Penyidik PPA Polda Bengkulu Ke Mabes Polri

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:06 WIB

SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:48 WIB

SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:46 WIB

Provinsi Bengkulu

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 24 Agu 2026 - 18:26 WIB